Waris Halid Serahkan Bukti Dukungan Perbaikan ke KPU

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Komisi Pemilihan Umum atau KPU telah membuka perbaikan bukti  dukungan bagi bakal calon DPD atau senator untuk daerah pemilihan atau Dapil Sulawesi Selatan sejak tanggal 16 hingga 22 Januari. Hasilnya, baru 17 dari 29 balon senator yang menyerahkan. Adapun jumlah balon senator yakni 34 orang.

Waris Halid mengatakan, bukti dukungan hasil perbaikan yang diserahkan sebanyak 984 KTP yang tersebar di 9 kabupaten/kota. Setelah sebelumnya dinyatakan belum memenuhi syarat atau BMS. “Dari data 3.980 yang diserahkan hanya 2.969 yang memenuhi syarat atau MS. Makanya saya perbaiki dengan membawa 984 bukti dukungan,”ujar Waris saat dikonfirmasi Djournalist.com pada Ahad malam 22 Januari 2023.

Ia berharap, dengan diserahkannya bukti dukungan perbaikan itu, seluruh tahapan dapat dilalui. “Mohon doanya agar seluruh tahapan dapat dilalui dengan baik,”katanya.

Berdasarkan data yang diperoleh Djournalist.com, hingga pukul 21.47 WITA, selain Waris ada 16 balon senator yang telah menyerahkan perbaikan bukti dukungan. Yaitu di antaranya Tamsil Linrung, Nasyit Umar, Andi Muh. Ihsan, Lily Amalia Salurapa, Chairil Anwar, Andi Hatta Marakarma,dan Elli.

Sementara, Kasubag Teknis KPU Sulsel, Muh Asri mengatakan, Waris menyerahkan perbaikan bukti dukungan pada hari ini. Begitupun dengan beberapa balon lainnya. “Tadi Pak Waris serahkan perbaikannya,”ucapnya.

Ia menjelaskan, sebetulnya 34 bakal calon yang memasukkan berkas dukungan, semuanya ada yang TMS dan BMS. Hanya saja, cuma lima bakal calon yang berhasil mencapai ambang batas minimal syarat yang ditetapkan.

Ia menjelaskan sejumlah hal mengapa bisa dukungan tersebut masuk dalam kategori TMS. Pertama, dukungan KTP yang diberikan kepada bakal calon tidak disertai dengan surat pernyataan dan Kedua, KTP dukungan yang diinput tidak terdaftar sebagai pemilih di wilayah tersebut.

“Sementara (dukungan dinyatakan) BMS itu karena ada ketidaksesuaian. Artinya, ada data yang harus diperbaiki. Dan kalau BMS itu memang harus diperbaiki. Kalau hingga masa tenggat waktu yang telah ditentukan, lalu tidak memasukkan berkas perbaikan, maka jadi TMS,” paparnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, ada 127.397 dukungan KTP yang tersebar ke 34 bakal calon anggota DPD RI dapil Sulsel. Namun yang MS hanya 70.443. Sedangkan BMS sebanyak 45.853. Lalu dukungan kepada calon tidak memenuhi syarat atau TMS mencapai 11.101.

Seperti diketahui, berdasarkan regulasi, masa perbaikan penyetoran berkas dukungan bakal calon anggota DPD RI kembali dibuka mulai hari ini, Senin 16 Januari hingga 22 Januari.

“Jadi intinya, TMS itu diganti. BMS itu diperbaiki. Penggantian itu tidak harus di mana dia TMS, di situ dia ganti. Tapi dia harus lihat sebaran. Jadi misalnya, TMS di desa A, bisa diganti di desa B,” jelasnya.