GRIND, Generasi Muda Melek Politik, Why Not?

DPW Garda Rajawali Perindo (GRIND) Perindo Makassar, gelar Dialog Kepemudaan yang di rangkaikan dengan Buka Puasa bersama, dengan topik 'Generasi Muda Melek Politik, Why Not?'. Kegiatan tersebut di gelar di Warkop CCR, Jl. Toddopuli, Selasa 5 Juni 2018.

DPW Garda Rajawali Perindo (GRIND) Perindo Makassar, gelar Dialog Kepemudaan yang di rangkaikan dengan Buka Puasa bersama, dengan topik 'Generasi Muda Melek Politik, Why Not?'. Kegiatan tersebut di gelar di Warkop CCR, Jl. Toddopuli, Selasa 5 Juni 2018.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – DPW Garda Rajawali Perindo (GRIND) Perindo Makassar, gelar Dialog Kepemudaan yang di rangkaikan dengan Buka Puasa bersama, dengan topik ‘Generasi Muda Melek Politik, Why Not?’. Kegiatan tersebut di gelar di Warkop CCR, Jl. Toddopuli, Selasa 5 Juni 2018.

Ketua DPW Perindo Makassar, Sanusi Ramadhan, mengatakan bahwa ‎perlu pengaruh yang kuat untuk melibatkan diri dalam suatu sistem. Begitu pula dengan sistem politik.

“Untuk terlibat dalam tatanan partai politik, itu perlu sebuah institusional. ‎Intitusional dalam berpikir untuk merubah paradigma. Apalagi anak-anak muda itu cenderung aktif dan memiliki ide-ide yang lebih kreatif‎,”ucapnya.

‎Sementara akademisi Universitas Muhammadiah Makassar ‎(Unismuh), Arqam Azikin menganjurkan kepada para pemuda untuk langkah awal untuk memajukan diri yaitu mengubah pola pikir dan memperluas wawasan.

“Perbanyak diskusi dan perluas wawasan. Harus memahami truktur kewarganegaraan, politik, etnik, agama dan sebagainya. Teman-teman harus mengubah cara berbipikir dan menyesuaikan dengan pengetahuan zaman milenial ini,” jelas Arqam.

Ia menambahkan, “Harus jadi wirausaha jika ingin memajami politik lebih jauh begitu juga sebaliknya. Karena patron ekonomi dan politik itu tidak jauh beda, bahkan saling bersinambungan. Pertandingan politik adalah pertandingan persepsi, jadi harus terus melakukan gerakan-gerakan yang pro terhadap kebudayaan, agama, pendidikan, keperempuanan, dan lainnya,”katanya. (**)