Pemilih Pemula Butuh Sentuhan Penyelenggara Pemilu

Pemilih Pemula Butuh Sentuhan Penyelenggara Pemilu

Pemilih Pemula Butuh Sentuhan Penyelenggara Pemilu.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Penyelenggara Pemilu, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), perlu untuk mendekatkan diri kepada pemilih pemilih pemula untuk meningkatkan jumlah partisipasi pemilih pemula.

Hal ini disarankan oleh pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), Arqam Azikin, dalam acara ngabuburit bersama APKAN (Aliansi Pemantau Kinerja Aparatur Negara) yang dirangkaikan dengan Dialog Publik, di Coffe Koffiehuis Kompleks Pasar Segar, Jum’at 1 Juni 2018.

‎Dalam dialog bertemakan “Peningkatan Partisipasi Pemilih Kota Makassar” itu, Arqam, mengatakan bahwa apapun dinamikanya, para penyelenggara Pemilu tetap harus bekerjasama dalam menyukseskan pemilihan.

“Partisipasi itukan pertama dimulai dari penyelenggara. Kedua, Penyelenggara adalah KPU dan Panwas. Yah! Dinamika politik ini pasti ada, tetap dia harus bekerjasama agar partisipasi pemilih ini meningkat,” kata Arqam.

Utamanya bagi pemilih pemula yang masih berstatus pelajar, sangat membutuhkan arahan dan pentunjuk dalam memahami proses demokrasi satu ini.

“Elemen masyarakat seperti APKAN, Ormas dan LSM, Perguruan Tinggi, dan lembaga mahasiswa. Juga adik-adik kita di OSIS harus disentuh oleh KPU dan Panwas, supaya partisipasinya bisa meningkat,” ungkapnya.

Peningkatan jumlah partisipasi pemilih sangat dibutuhkan dalam memperbaiki citra demokrasi suatu daerah. “Makasar ini, kalau tidak sampai angka 78 persen, berarti kita bisa menjadi perhatian nasional juga. Kalau angka partisipasi turun berarti kita dianggap gagal dalam proses mentranspormasi proses politik.

Maka dari itu partisipasi dari semua pihak dalam meningkatkan taraf demokrasi. Terutama bagi pemilih pemula, agar mereka tidak apatis dan terjerumus dalam politik praktis.

“Jadi pelu kerjasama semua pihak, termasuk media dalam memberitakan, terutama anak-anak muda supaya mereka tidak apatis‎,”katanya.(**)