Jubir MA: Kalau Putusan Akhir Ada di Pengadilan Tinggi Maka Tidak Boleh Kasasi

Mahkamah Agung

Ilustrasi Mahkamah Agung.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Kasasi yang diajukan oleh KPU Makassar ke Mahkamah Agung (MA) terkait penetapan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti terancam gagal.Jika Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) merupakan hasil putusan akhir.

“Kalau putusan akhirnya ada di pengadilan tinggi maka itu tidak boleh kasasi. Meski demikian kita lihat dulu aturannya,”ujar Juru Bicara Mahkamah Agung, Suhadi ketika dihubungi Djournalist.com, Selasa 27 Maret 2018.

Ia pun tidak membantah dan membenarkan ihwal KPU tidak bisa mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Berdasarkan pasal 154 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota yang menyebutkan, KPU Provinsi dan atau KPU Kabupaten/Kota wajib menindaklanjuti putusan PT TUN sebagaimana dimaksud pada ayat (6) atau putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (9) dalam jangka waktu paling lama 7 (tujuh) hari.

“Sekali lagi kita lihat dulu aturannya,”katanya.

Apalagi perkara yang diajukan tersebut, Suhadi mengaku belum melihatnya. Sebab perlu diketahui nomor perkaranya, surat yang masuk, dan manajemen perkaranya.

“Yang pasti tidak semua kasasi yang masuk ke kami dapat diterima. Misalnya saja kalau perkara itu cacat formal,”jelas Suhadi.

Sementara itu, Komisioner KPU Makassar Divisi Hukum Wahid Hasyim dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan tidak berhasil. Pesan singkat yang diberikan tidak direspon. (**)