Nurdin Halid Takut Kehilangan Sosok Syahrul di Partai Golkar

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Korbid Pratama DPP Golkar Nurdin Halid (NH) mengaku belum mengetahui secara pasti rumor yang berkembang tentang keinginan Gubernur Syahrul Yasin Limpo untuk pindah ke Partai NasDem.

“Jangan tanya soal itu.Yang lain saja,”ujar NH kepada awak media seusai menghadiri rapat konsolidasi Partai NasDem Sulsel di Grand Hotel Clarion, Rabu 28 Februari 2018.

Menurut dia, jangan karena bed pendapat, persaudaraan tercoreng. “Saya biasa ketemu. Ga ada masalah. Malah kami cipika-cipiki,”katanya.

Tak berselang lama, NH pun asyik melakukan perbincangan dengan Ketua NasDem Sulsel Rusdi Masse (RMS) di lobi hotel tersebut. Sekitar tujuh menit kemudian, NH menegaskan bahwa rumor itu tidak benar. “Saya sudah bicara sama pak RMS. RMS bilang itu tidak benar,”ucapnya.

Sebelumnya Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menjamu Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di rumah jabatan gubernur jalan Jenderal Sudirman Makassar. Surya Paloh bertamu ke rujab gubernur di sela rangkaian kunjungannya ke Sulsel.

Hari ini dia dijadwalkan memimpin rapat konsolidasi pemenangan Pilkada Serentak se-Sulsel di Makassar.

Pada jamuan ini, kedua tokoh menikmati makan siang bersama sembari terlibat pembicaraan ringan. Turut hadir sejumlah tokoh di antaranya pengurus partai NasDem, Panglima Koopsau II, dan Komandan Lantamal VI.

Usai makan siang, Syahrul Yasin Limpo di depan hadirin mengungkapkan kisahnya sepuluh tahun memimpin Sulsel. Dalam dua bulan ke depan, masa jabatannya berakhir. Dia menyatakan bangga membawa Sulsel sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan tertinggi di Indonesia selama ini.

Syahrul juga menceritakan prestasinya menjadi kepala daerah selama 25 tahun. Dua periode sebagai bupati, satu periode wakil gubernur, dan dua periode gubernur.

Jauh sebelum itu, dia telah mengenal Surya Paloh sebagai tokoh inspirator sekaligus kakak.

“Saya lima kali ikut pemilihan kepala daerah, selalu menang. Jadi kalau NasDem mau menang di Sulsel, ajak saya bergabung,” kata Syahrul disambut tepuk tangan seisi ruangan.

“Sulsel provinsi terbaik di Indonesia. Pencapaiannya tidak ada yang melewati. Jadi sekali lagi, tidak salah jika bang Surya mengajak saya bergabung,” dia melanjutkan.

Surya Paloh lantas menyambut pernyataan Syahrul dengan positif. Dia menyatakan berbangga hati atas seluruh prestasi yang dibukukan sang gubernur.

“Kita doakan agar diberi kekuatan bersama, supaya prestasinya bisa diulang kembali dalam ruang yang lebih besar,” kata Surya.

Soal permintaan Syahrul agar diajak masuk ke NasDem, Surya Paloh menanggapi dengan sukacita. Permintaan tersebut dianggap wajar, karena Syahrul dianggap punya optimisme yang sama dengan partai, yakni memperbaiki kondisi bangsa.

“Hari ini dia (Syahrul) bukan diajak. Tapi saya perintahkan dia masuk NasDem. Saya yakin perintah ini akan diikuti. Ini hubungan internship antara kakak dan adik, tidak ada yang bisa pisahkan,”jelas Paloh. (**)