Nurdin Abdullah: Rumah Perjuangan Bukan Milik Tanribali Lamo

Rumah perjungan Prof Andalan yang berada di Jalan Haji Bau.

Rumah perjungan Prof Andalan yang berada di Jalan Haji Bau.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Calon Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) angkat bicara terkait rumah di Jalan Haji Bau yang kini djadikan sebagai rumah pemenangan Prof Andalan di pemilihan ini. Menurutnya, rumah tersebut ditempati berdasarkan izin dari pembeli rumah.

“Lebih bagus saya tingal digubuk Kalau saya bohong bahwa rumah Perjuangan Milik pak Tanribali Lamo (TBL). Mungkin jubirnya (Rizal Syarifuddin) tidak paham,”ujar Nurdin Abdullah ketika dihubungi,Sabtu malam 3 Februari 2018.

Bupati Bantaeng itu menceritakan, rumah tersebut sudah lama tidak digunakan oleh keluarga Tanribali. Sehingga ia pun bermaksud mencari pembeli kemudian dijadikan sebagai rumah pemenangan yang saat itu masih bersama dengan Tanribali berjuang.

Singkat cerita, setelah rumah itu terjual, pembeli rumah memberikan izin kepadanya untuk digunakan sebagai rumah pemenangan di Pilgub Sulsel.

“Kala itu istri saya dengan istri pak Tanribali ketemu. Bahwa kami sudah mendapatkan pembeli rumah.Yang beli adalah teman saya. Kemudian sang pembeli rumah memberikan izin untuk saya memakainya. Bukan untuk pak Tanribali,”ucapnya.

Dalam perjalanan, lanjut Nurdin Abdullah paket ini tak jadi berpasangan. Tetapi bukan berarti rumah itu berhak digunakan oleh Tanribali. Karena sang pembeli rumah mempercayakan kepadanya.

“Ada notaris nya kalau rumah itu dibeli oleh rekan saya. Soal harganya saya tidak tahu berapa.Yang jelas dibayar dua kali angsurannya,”jelas Nurdin Abdullah.(**)