16 DPC Hanura Lakukan Mosi Tak Percaya Jika SK Wahyuddin Terbit

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – 16 Ketua DPC Partai Hanura se-Sulawesi Selatan bakal melayangkan surat mosi tak percaya ke DPP bila SK Wahyuddin M Nur sebagai Ketua terpilih Hanura Sulawesi Selatan periode 2021-2026 diterbitkan. Pasalnya, Musdalub yang digelar pada 22 Oktober lalu itu cacat hukum.

“Kami akan lakukan mosi tak percaya dan akan bersurat ke DPP,”kata Ketua Panitia Musdalub Hanura Sulsel yang juga Plt DPC Hanura Kabupaten Gowa, M.Sukri kepada awak media di Black Canyon, Jalan Hertasning,Rabu 17 November 2021 malam.

Menurutnya, ada beberapa hal mengapa mosi tak percaya itu dilayangkan oleh DPC. Pertama, DPP menutup ruang bagi figur eksternal pada saat Musdalub dan kedua tak ada dukungan 30 persen kepada Wahyuddin sebagai calon ketua partai.

“Kalau ada dukungan 30 persen itu harus ada stempel. Sedangkan kalau dia ditetapkan harus ada tantangan sk penetapan. Kemudian dibentuklah tim formatur. Di dalamnya unsur DPP, DPD, dan DPC. Selanjutnya bentuk sk kepengurusan. Tapi ini tidak ada,”katanya.

Senada, Wakil Ketua Hanura Sulawesi Selatan Anwar mengaku menyangkan sikap DPP pada saat Musdalub digelar. Pasalnya, pendaftaran dan pengembalian formulir calon ketua dari fugur eksternal pada saat itu ditutup. Padahal waktunya masih ada.

Adapun 16 DPC yang hadir pada saat akan melakukan mosi tidak percaya diantaranya Ketua DPC Hanura Palopo Pratiwi, DPC Hanura Maros Rusli, Sekretaris DPC Hanura Luwu Timur Heriawan, Plt DPC Hanura Gowa M Sukri, Ketua DPC Hanura Sinjai Hilal, dan Anwar sebagai Wakil Ketua Hanura Sulsel.