Survei: Tujuh Parpol Berpotensi Rebut Kursi Pimpinan di DPRD Sulsel

Ilustrasi Pemilu 2024.

Ilustrasi Pemilu 2024.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  –  Tujuh partai politik berpotensi merebut kursi pimpinan di DPRD Sulawesi Selatan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Yaitu Partai Golkar, NasDem, Demokrat, PAN, PKS, dan Gerindra.

Itu diungkapkan lembaga survei The Real Consultan (TRC), Muhammad Whiliadi, Kamis, 16 September 2021. ” Kalau hari ini Pileg dilakukan, ada tujuh parpol berpotensi merebut kursi pimpinan DPRD Sulsel Pileg 2024 mendatang,”kata Whiliadi.

Di pileg 2019 lalu, kata dia kursi pimpinan direbut oleh Golkar, NasDem, PKS, Demokrat, dan Gerindra. Kali ini kemungkinan bisa berubah. Sebab PKB masuk dalam survei nya.

“PKB cerdas menempatkan anggota legislatifnya. kemudian isu nasional dan di daerah cukup bagus. Imbasnya kursi PKB di DPRD Sulsel dari 3 menjadi 8 kursi. Kekurangannya hanya di Makassar. Nah, untuk Pileg 2024 jika mampu menguasai Kota Makassar bukan hal mustahil kursi pimpinan di DPRD Sulsel bisa diraih,”ucapnya.

Lanjut Adi-sapaan Whiliadi, untuk Partai Golkar di Pileg 2024 cukup rawan. Sebab konflik diinternal partainya belum juga selesai. Selain itu, elektoral partai dan Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan yang dijabat oleh Taufan Pawe tidak berbanding lurus. Sehingga berdampak pada akar rumput.

“Kursi Golkar di DPRD Sulsel bakal tergerus. Kalau konflik internal tidak dapat diredam,”ucapnya.

Sedangkan Partai Demokrat bisa meraih lebih jumlah kursi di DPRD Sulawesi Selatan. Dari 10 bisa meraih 14 kursi di pileg 2024. Bahkan merebut kursi Ketua DPRD Sulawesi Selatan saat ini dikuasai oleh Partai Golkar. Asalkan Ilham Arief Sirajuddin yang memimpin partai itu menggantikan Ni’matullah sebagai Ketua Demokrat Sulawesi Selatan.

“Ni’matullah cukup bagus. Tapi bisa diuji ketokohan elektoral nya dengan IAS siapa yang paling bagus,”tutur Adi.

Sedangkan Partai NasDem, menurut Adi, partai yang paling konsisten bahkan disebut-sebut mampu meraih kursi Ketua DPRD Sulawesi Selatan. Alasannya, mesin partai yang dipimpin Rusdi Masse di Sulawesi Selatan itu cukup bagus. Karena elektoral pimpinan dan partai berbanding lurus.

“Sementara PKS yang diuntungkan karena masih menjadi oposisi pemerintah dan itu mengakar di grassroot,”jelasnya.

Adapun PAN kata Adi, masih diperhitungkan merebut kursi pimpinan di DPRD Sulawesi Selatan. Walaupun hasil Pileg 2019 lalu hanya meraih 7 kursi dari sebelumnya 9 kursi Pileg 2014 lalu. “Saya melihat peluang PAN masih ada. Alasannya, elektoral ketua dan partainya berbanding lurus,”jelasnya.

Diketahui, jumlah anggota DPRD Sulawesi Selatan sebanyak 85 orang. Golkar meraih 13 kursi, NasDem 12 kursi, Gerindra 11 kursi, PKS, PDIP, dan PKB masing-masing meraih 8 kursi.

Ketua Bappilu Golkar Sulawesi Selatan Lakama Wiyaka mengatakan perlu indikator yang kuat untuk melihat rilis survei itu. Menurutnya, Taufan Pawe bukan orang baru di partai politik dan juga dia merupakan Wali Kota Parepare saat ini.

“Pak Taufan paham mengelolah partai. Sehingga kami yakin Golkar masih tetap berjaya di Pileg 2024 mendatang dengan target penuh dari Pileg sebelumnya,”jelasnya.

Sedangkan Sekretaris Partai Demokrat Sulawesi Selatan Andi Irma Azizah Wahyudianti mengatakan, ketua partai tidak menjadi ukuran perolehan hasil pileg. Sebab sudah dua periode Partai Demokrat tetap meraih kursi pimpinan di DPRD Sulawesi Selatan.

“Ukurannya mesin partai. Itu sudah terbukti. Zaman pak IAS kami meraih kursi pimpinan begitupun di zaman pak Ni’matullah,”ucapnya.

Adapun Ketua PKB Sulawesi Selatan Azhar Arsyad mengapresiasi hasil survei ini. Ia pun menargetkan 11 kursi bagi PKB di Pileg 2024 nanti.

Survei ini dilakukan selama 14 hari di bulan Agustus 2021. Dengan menggunakan metode multistage random sampling. Adapun jumlah responden 440 orang dengan margin error 4,8 persen dan menggunakan metode wawancara.