Partai Demokrat Bakal Pelajari Kasus Hukum Ali Wirya Sebagai Calon PAW Abdi Asmara

Ketua Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali (ARA).

Ketua Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali (ARA).

MAKASSAR,DJOURNALIST.com –  Partai Demokrat Makassar bakal mempelajari kasus hukum yang menimpa Ali Wirya sebagai bakal calon pengganti antar waktu (PAW) Abdi Asmara di DPRD Makassar yang meninggal dunia pada pekan lalu.

“Iya memang ada kasus hukum Ali Wirya. Tentu kita akan pelajari dulu. Tentu ada aturannya seperti itu di KPU,”kata Ketua Partai Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali (ARA) ketika dihubungi Djournalist.com, Selasa 10 Agustus 2021.

Namun demikian, Wakil Ketua DPRD Makassar itu menolak membeberkan kasus hukum yang menimpa Ali. Bahkan, ARA tidak akan terburu-buru mengajukan permohonan PAW ke Sekretariat DPRD Makassar.

“Kuburan pak Abdi masih basah. Tidak etis membahas soal ini. Makanya kami pending dulu,”ucapnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Makassar Gunawan Mashar mengakui ada persoalan hukum terhadap Ali. Tapi dia menyarankan untuk menanayakan hal ini ke partai bersangkutan.

“Katanya ada persoalan hukum.Tapi lengkapnya bisa di tanya ke partai tersebut,”ujar Gunawan.

Pihaknya pun belum mengkaji PAW Abdi Asmara karena belum ada permohonan dari DPRD Makassar. “Calon pengganti wajib memenuhi persyaratan sebagai calon pengganti sesuai dengan PKPU 6 tahun 2017 tentang PAW,”ucapnya.

Tapi berdasarkan hasil rekapitulasi KPU pada hasil Pileg 2019 lalu, Abdi Asmara yang maju di Daerah Pemilihan (Dapil) III Makassar, meliputi Kacamatan Biringkanaya dan Tamalanrea meraih 6.249 suara. Disusul M.Ali Wirya 1.263 suara.

“Partai nanti yang berurusan dengan DPRD Makassar. Prosesnya ada di DPRD. Setelah itu DPRD akan menyurat ke KPU Makassar untuk meminta nama sesuai dengan hasil pemilu 2019,”jelas Gunawan.