Berjumlah 350 Orang, Pengurus Golkar Bernama Makassar Reborn

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  –  Susunan kepengurusan Partai Golkar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin alias Appi resmi diumumkan. 350 kader yang menjadi pengurus. Kepengurusan hasil penandatangan pakta integritas yang diberi nama Makassar Reborn.

Ketua DPD II Partai Golkar Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, dia tidak ingin pengurus baru partainya berpolemik secara internal. Dia ingin mengedepankan kerja untuk membangkitkan kejayaan partai ini di Pemilu 2024 mendatang.

“Golkar Makassar bisa reborn tahun 2024. Itu yang kami harapkan,”ujar Appi kepada awak media di Sekretariat DPD II Golkar Makassar,Jalan Lasinrang, Rabu, 28 Juli 2021.

Appi menerangkan, jumlah pengurus DPD II Golkar Makassar lebih gemuk dari periode sebelumnya.Tujuannya untuk membangun elektoral partai ini dengan mempersiapkan kader yang akan maju di Pileg 2024 mendatang.

“Golkar Makassar periode 2021-2026 pengurusnya berjumlah 350 orang. Sebelumnya sekitar 200 orang saja,”ucapnya.

Lebih lanjut mantan bakal calon Wali Kota Makassar tahun 2018 itu mengatakan, Senin 2 Agutus pekan depan draft nama-nama pengurus tersebut akan diserahkan ke DPD I Golkar Sulawesi Selatan untuk selanjutnya di SK-kan.

“Termasuk nama Irianto Ahmad dan Ismail yang disebut-sebut sebagai calon Sekretaris dan Bendahara DPD II Golkar Makassar,”jelasnya.

Selain itu kata dia, di pengurus ini adapula dari kalangan pengusaha,tionghoa,aktivis,kader lama dan kader baru. “Semua kami mengakomodir. Kami berusaha memasukkan nama-nama mereka,”tutur Appi.

Setelah SK pengurus Golkar Makassar terbit, langkah selanjutnya ujar Appi adalah melakukan konsolidasi partai hingga ketingkat kecamatan. Karena tahun depan sudah memasuki tahap verifikasi parpol yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU.

Sedangkan calon Sekretaris DPD II Golkar Makassar Irianto Ahmad menambahkan partainya telah melakukan pakta integritas kepada seluruh kader sejak sabtu pekan lalu hingga hari ini.

“Tujuan pakta integritas itu kami lakukan sebagai bentuk komitmen kader untuk membesarkan partai ini kedepan. Jadi kami punya gambaran yang mana menjadi kelemahan nantinya,”jelasnya.