PKS Lutim Target Enam Kadernya Lolos di Pileg 2024

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luwu Timur Suardi memasang target meloloskan enam orang kadernya masuk parlemen pada pemilu legislatif atau pileg Februari 2024 mendatang.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luwu Timur Suardi memasang target meloloskan enam orang kadernya masuk parlemen pada pemilu legislatif atau pileg Februari 2024 mendatang.

LUWU TIMUR,DJOURNALIST.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luwu Timur Suardi memasang target meloloskan enam orang kadernya masuk parlemen pada pemilu legislatif atau pileg Februari 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Suardi pada kegiatan rapat kerja daerah ( Rakerda) PKS di Hotel I Lagaligo, Luwu Timur, Sabtu 24 Juli 2021.”Kami target enam kursi di Pileg 2024 mendatang,”katanya.

Sementara Ketua DPW PKS Sulsel Amri Arsyid juga meminta agar pengurus dapat merapikan struktur partai.” Perencanaan kita untuk menegakkan kalimat Allah dalam hal ini lewat partai politik dengan memperjuangkan maslahat umat.
PKS membuka seluas luasnya serta memberikan dukungan terhadap tokoh untuk bergabung.

Tak hanya itu, PKS juga dapat bekerjasama dengan partai lain untuk memajukan calon pemimpin terbaik. “Kader PKS harus proaktif agar dapat menyuarakan hal positif terhadap kepala daerah. Pengurus daerah dapat membantuk tim Satgas covid,sebab tugas kita adalah memberikan pelayanan terhadap masyarakat sehingga diharapkan setiap daerah menghasilkan program yang pro rakyat”ujar Amri Arsyid.

Fokus PKS tahun ini yaitu tidak ada lagi satupun DPC yang tidak memiliki kontak person/pengurus BCAD. Semua dapil sudah selesai di tahun 2021 dalam hal ini 300 % BCAD dengan 30 % keterpenuhan anggota legislatif perempuan. “Target 1 kursi untuk DPR RI harus diwujudkan guna membangun ketokohan nasional”pintanya.

Bupati yang diwakili oleh Staf ahli bidang pemerintahan dr. H April meminta agar peran partai politik sangat dibutuhkan masyarakat.”Pemerintah sebagai pengayom partai politik berfungsi sebagai pembinaan kader. Partai dapat mengawal pemerintah, baik berupa kritikan atau masukan untuk terwujudnya pemerintahan yang lebih baik”harap H Apri.