PKS Buka Ruang Koalisi dengan PPP di Pilkada Gowa 2024

Ketua PKS Sulsel Amri Arsyid (kiri) saat melakukan silaturahmi politik dengan Ketua PPP Sulsel Imam Fauzan (kanan) beberapa waktu lalu. (Foto Facebook).

Ketua PKS Sulsel Amri Arsyid (kiri) saat melakukan silaturahmi politik dengan Ketua PPP Sulsel Imam Fauzan (kanan) beberapa waktu lalu. (Foto Facebook).

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Partai Keadilan Sejahtera atau PKS memberi isyarat untuk berkoalisi dengan Partai Persatuan Pembangunan atau PPP pada Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Gowa yang akan digelar 2024 mendatang.

Itu disampaikan Ketua DPW PKS Sulawesi Selatan Amri Arsyid saat dikonfirmasi Djournalist.com, Kamis 8 Juli 2021 malam.

“PKS Membuka ruang selebar-lebarnya untuk berkoalisi dengan PPP,”kata Amri.

Ia mengaku telah melakukan silaturahmi dengan Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan Imam Fauzan beberapa waktu lalu. Setelah PPP mendorong Wakil Ketua Umum Amir Uskara bertarung di Pilkada Gowa.

“Saya sudah melakukan silaturahmi politik dengan pak Imam. Bahas peluang PPP maju di beberapa daerah. Salah satunya di Kabupaten Gowa. Ini komeptisi yang menarik,”ucapnya.

Diketahui, kursi PPP di DPRD Gowa saat ini berjumlah 8 kursi sedangkan PKS 3 kursi. Sedangkan syarat untuk maju 9 kursi.

Lanjut Amri, bukan hanya di Pilkada Gowa. Tetapi merembes ke Pilkada Bantaeng dan Bone.

“Pilkada Bone dan Bantaeng pun kami bahas,”tutur Amri.

Selain membahas koalisi dengan PPP, Amri mengaku telah melakukan silaturahmi dengan Bupati Adnan Puritcha Ichsan. Tapi belum membahas secara spesifik terkait arah dukungan PKS di Pilgub Sulawesi Selatan yang digelar pada tahun yang sama yaitu 2024.

“Dengan pak Adnan saya sudah dua kali ketemu.Tapi secara spesifik bahas arah dukungan belum. Tapi peluang untuk bersama cukup terbuka,”ucapnya.

“Waktu masih lama. Apalagi kami juga tengah mempersiapkan kader terbaik untuk maju di Pilgub. Apakah 01 atau 02. Kami masih wait and see. Kami akan lakukan seleksi awal 2022 nanti siapa kader yang dianggap layak untuk maju,”dia menambahkan.

Namun begitu, Amri secara pribadi memuji sosok Adnan sebagai figur muda yang mampu memimpin Kabupaten Gowa selama dua periode.