Tiga Kepala Daerah dari Gerindra Hijrah ke Partai Lain, Pengamat: Berpengaruh di Pemilu 2024

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Pengamat Pemerintahan dari Universitas Muhammadiyah, Andi Luhur Prianto menyebut hijrahnya tiga kepala daerah yang berasal dari Partai Gerindra tentu berdampak pada hasil Pemilu 2024 mendatang. Karena sumber daya dan jaringan politik kepala daerah tidak bisa lagi diandalkan

“Soal pengaruh migrasi kader ke partai lain, tentu berpengaruh. Setidaknya sumberdaya dan jaringan politik kepala daerah tidak bisa pagi diandalkan, “ujar Luhur melalui pesan WhatsApp, Jumat 11 Juni 2021.

Lanjut Luhur, meskipun soal hasil perolehan kursi pileg, masih bisa ditentukan kekuatan lain. Seperti tingkat daya saing elektoral caleg yang di tawarkan pada pemilih.

Diketahui, hingga saat ini sudah tiga kepala daerah dari Partai Gerindra hijrah ke partai lain. Yaitu Bupati Kabupaten Luwu Utara, Indah Putri Indriani dan Bupati Kabupaten Selayar Basli Ali ke Golkar, serta Wakil Bupati Kabupaten Jeneponto Paris Yasir ke NasDem

Luhur menjelaskan, istilah “kader partai” sebenarnya istilah yang problematik, dalam sistem rekrutmen politik yang berbasis pragmatisme elektoral. Politisi memilih partai, hanya untuk kendaraan politiknya di Pilkada. Tidak di kenal komitmen atau gentlement agreement pasca Pilkada.

“Makanya tidak ada kesetiaan ideologis pada organisasi partai, lebih banyak berbasis followership (kepengikutan) sang patron,”ucapnya.

Menurutnya, setidaknya, ada beberapa penyebab perpindahan partai kader kepala daerah ; pertama, faktor pragmatisme politik. Dukungan partai politik lama di anggap tidak cukup untuk stabilitas dukungan pemerintahannya.

Kepala daerah semakin realistis menentukan sikap pada partai. Ia akan mengambil partai yang bisa menjamin dukungan kuat di DPRD, atau sekaligus mengamankan dukungan untuk Pilkada selanjutnya.

Kedua, di partai politik juga penuh ketidakpastian. Termasuk ada partai yang tidak memiliki periodesasi kepemimpinan tetap. “Jabatan di partai bisa di ganti, sesuai selera pimpinan partai. Biasanya kepala daerah membutuhkan kepastian untuk agenda-agenda politik jangka panjangnya,”jelasnya.

Sekretaris Gerindra Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin meyakini masih banyak jagoan Partai Gerindra yang akan muncul pada Pemilu 2024.

“Kami masih yakin Partai Gerindra menang di Pemilu 2024 di Sulsel,”ucapnya.

Adapun Ketua Bappilu Partai Gerindra Sulsel, Harmansyah menambahkan, partainya bangga telah berhasil membentuk kader sebagai tokoh dan menyumbangkan ke partai lain.

“Gerindra adalah partai pencetak tokoh dan tentu kami bangga mampu memberi kontribusi ke partai yang krisis kader,”jelasnya.(***)