Tidak Terbukti Melanggar Kode Etik,Nama Baik Staf KPU Barru Direhabilitasi

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Staf KPU Barru, Andi Muhammad Nadhir lolos dari sanksi etik. Itu setelah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI membacakan putusan nomor perkara yang menyeret Nadhir sebagai Teradu.

“Teradu tidak terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara Pemilu,” bunyi kesimpulan DKPP RI dari rilis media yang diterima Djournalist.com, pada Rabu 19 Mei 2021.

“Menolak pengaduan Pengadu untuk seluruhnya. Merehabilitasi nama baik Teradu Andi Muhammad Nadhir selaku Staf Sekretariat KPU Kabupaten Barru terhitung sejak putusan ini dibacakan,” bunyi putusan DKPP tersebut.

Para Pengadu dalam perkara nomor 104-PKE-DKPP/III/2021 tersebut ialah seluruh komisioner Bawaslu Barru. Diantaranya ialah Muhammad Nur Alim, Abdul Mannan dan Farida.

Dikonformasi terpisah, Abdul Mannan mengaku menghormati putusan DKPP. Terpenting sebagai anggota Bawaslu, pihaknya sudah menjalanlan tugas dan tupoksinya sebagai pengawas Pilkada.

“Kami sebagai Pengadu soal putusan dewan etik yang membidangi, kami menerima dengan baik. Dan itu adalah bagian dari proses kegiatan pengawasan (di Pilkada) kemarin,” ujar Mannan saat dihubungi melalui sambungan telepon.