Dapat Tawaran dari Partai Golkar, Andi Sukri Sappewali Ingin Tinggalkan Partai Gerindra

Andi Sukri Sappewali (foto Facebook).

Andi Sukri Sappewali (foto Facebook).

MAKASSAR,DJOURNALIST.com — Partai Gerindra Sulsel tak mempersoalkan bila ada kadernya yang ingin hijrah ke partai lain. Sekali pun kader yang ingin pindah yaitu Mantan Bupati Bulukumba dua periode, Andi Sukri Sappewali disebut-sebut ingin menanggalkan kartu tanda anggotanya (KTA) dari Gerindra ke Partai Golkar

Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin memberikan tanggapan soal niat Andi Sukri yang mau pindah ke Golkar. Menurut dia, pihaknya tak mempersoalkan hal tersebut.

Malahan kata Wawan sapaannya, Gerindra lah yang merupakan partai di Sulsel yang banyak menghasilkan kader berkualitas. Sehingga bukan rahasia umum, bila parpol lain ingin membajak kadernya.

“Di Sulsel, Gerindra adalah penghasil kader terbaik. Jadi wajar jika partai-partai lain berlomba mengambil kader-kader kami,” kata Wawan melalui keterangan tertulisnya, Sabtu 3 April 2021.

Wakil Ketua DPRD Sulsel ini mangatakan, Gerindra masih memiliki banyak kader lainnya yang loyal. Khususnya kader muda yang akan terus dituntun agar nantinya bisa membesarkan partai besutan Prabowo Subianto ini.

“Tapi intinya kami akan terus membina kader-kader muda terbaik ke depan untuk mengganti kader-kader lama yang meninggalkan Gerindra. Namun tetap memberikan porsi perhatian maksimal bagi kader lama yang tetap setia dan loyal dalam perjuangan jalan panjang politik Prabowo Subianto dan ketua AIA (Andi Iwan Aras),” beber Wawan.

Dikonfirmasi terpisah, Andi Sukri membenarkan jika ia ingin keluar dari Gerindra, lalu masuk Golkar. Dia bahkan telah ditawari menjadi Ketua DPD II Golkar Bulukumba.

“InsyaAllah, kalau Golkar bersedia menerima. Saya ditawari menjadi ketua di Bulukumba,” kata Andi Sukri pada Jumat 2 April kemarin.

Lebih lanjut ia mengatakan, telah mendapat penawaran dari Ketua DPD I Golkar Sulsel,Taufan Pawe untuk bergabung. Apalagi dia mengaku memiliki cita-cita ke depan di Pileg 2024 mendatang.

“Kalau saya diberi amanah, saya siap kembali ke Golkar. Karena saya mau bertarung di kursi DPR RI nanti,” beber Andi Sukri.

Hanya saja, Andi Sukri tak bisa begitu saja menjadi Ketua Golkar Bulukumba. Dia harus mendapat diskresi atau hak istimewa dari Ketum Airlangga Hartarto. Pasalnya, Andi Sukri ialah kader Gerindra.

Selain itu, putranya yang bernama Anwar Purnomo merupakan kader PKB yang saat ini sebagai legislator DPRD Sulsel. Namun demikian, Andi Sukri mengaku sudah mendapat lampu hijau dari Taufan Pawe soal diskresi.

“Bagaimana ini (saya tidak bersyarat) kan ada aturannya. Kalau itu urusan saya,” ungkapnya menirukan kata Taufan Pawe.