Muswil PPP Hanya Memilih Formatur, Termasuk Sulsel

Dua calon Ketua DPW PPP Sulsel periode 2021-2026, Muhammad Aras (kiri) dan Imam Fauzan (kanan) akan bertarung di Muswil yang akan digelar pada tahun ini. (Foto/Djournalist.com)

Dua calon Ketua DPW PPP Sulsel periode 2021-2026, Muhammad Aras (kiri) dan Imam Fauzan (kanan) akan bertarung di Muswil yang akan digelar pada tahun ini.(Foto/Djournalist.com)

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – DPP PPP telah mengeluarkan petunjuk pelaksana atau juklak dalam Musyawarah Wilayah atau Muswil di seluruh daerah. Dengan agenda pemilihan ketua periode 2021-2026 mendatang.

Wakil Ketua Umum DPP PPP, Amir Uskara menjelaskan, Muswil tahun ini hanya memilih formatur. Di mana nantinya formatur yang menentukan kandidat calon ketua partai dan pengurusnya.

“Muswil PPP hanya memilih formatur,”ujar Amir ketika dihubungi Djournalist.com, Ahad 21 Maret 2021.

Lanjut Amir, untuk Sulawesi Selatan jumlah formatur sebanyak tujuh orang. Diantaranya terdiri dari unsur DPW dan DPC.

“Unsur DPP sebagai ketua formatur dan mereka yang menentukan. Tugas mereka menunjuk siapa calon ketua partai,”katanya.

Mengenai peluang aklamasi, Amir tak ingin berspekulasi menjawab hal itu. “Tergantung bagaimana nantinya,”ucapnya singkat.

Adapun jadwal Muswil, Amir mengatakan, ada 10 daerah yang menginginkan Muswil digelar sebelum ramadan tapi ada pula yang menginginkan setelah lebaran.

“Seperti di daerah Bandung akan digelar sebelum ramadan. Untuk Sulawesi Selatan bakal digelar setelah lebaran,”tegasnya.

Pasalnya kata dia, sejumlah DPC di Sulawesi Selatan belum siap digelar sebelum ramadan.

Diketahui, Muswil PPP Sulawesi Selatan diprediksi akan diikuti dua calon. Yaitu Muhammad Aras sebagai calon ketua inkumben PPP Sulawesi Selatan dan Imam Fauzan yang kini tercatat sebagai Wakil Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan. Bahkan, Imam sudah melakukan konsolidasi dengan DPC sebagai pemilik suara.

Adapun Muh.Aras dan Imam Fauzan dikonfirmasi terkait juklak muswil tidak berhasil dihubungi. Pesan singkat melalui WhatsApp hingga berita ini diturunkan tidak direspons.