Langkah Nurhaldin Halid Terhenti Sebagai Calon Ketua Golkar Makassar, Ini Penyebabnya

Calon Ketua Golkar Makassar, Nurhaldin Halid saat mengambil formulir pendaftaran sebagai calon Ketua di Sekretariat DPD Golkar Makassar, Ahad, 21 Februari lalu.

Calon Ketua Golkar Makassar, Nurhaldin Halid saat mengambil formulir pendaftaran sebagai calon Ketua di Sekretariat DPD Golkar Makassar, Ahad, 21 Februari lalu.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  –  Langkah Putra Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Nurdin Halid, Nurhaldin Halid untuk maju di Musyawarah Daerah atau Musda Golkar Makassar terhenti. Setelah dia tidak mengembalikan formulir pendaftaran.

“Ada tiga alasan mengapa saya tidak mengembalikan formulir pendaftaran itu,”kata Nurhaldin Halid ketika dihubungi Djournalist.com, Selasa, 23 Februari 2021 malam.

Pertama, kata dia, ingin fokus di dewan Makassar. Yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Makassar. Kedua, belum sempat ketemu dengan 21 pemilik suara terutama pelaksana tugas dari pimpinan kecamatatan, dan ketiga tidak ingin melawan perintah partai tentang diskresi yang diberikan ketua umum dan Ketua DPD I.

“Saya belum tahu siapa calon yang diberikan diskresi. Seandainya saya yang diberikan tentu saya akan lanjut maju di musda ini,”bebernya.

Selain itu, kata dia lebih menghormati senioritas di DPD II Golkar Makassar. “Ada pak Arge. Dia sangat senior. Biarlah mereka yang maju,”jelasnya.

Sebelumnya, ada empat calon Ketua DPD II Golkar Makassar yang mengambil formulir pendaftaran, Ahad dan Senin pada tanggal 21 hingga 22 Februari lalu. Yaitu Munafri Arifuddin alias Appi, Nurhaldin Halid, Juniar Arge, dan M.Fadil.

Kemudian, pada hari ini 23 Februari. Hanya dua calon ketua yang mengembalikan. Yakni Nunafri dan Juniar Arge. Sedangkan M.Fadil terlambat mengembalikan. Adapun Nurhaldin sama sekali tidak mengembalikan formulir pendafran.