Pengamat Sebut 2 Alasan Appi-Rahman Layak Pimpin Makassar

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman), disebut layak memimpin Kota Makassar.

Adalah Nur Khaeriah S.Ip, M.Ip yang menyebutkan hal itu. Pengamat kebijakan publik yang juga akademisi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Apa sebab Nur Khaeriah menyebut demikian? “Saya melihat ada 2 alasan. Yakni realistis dan taktis. Ini menyangkut program yang diusung,” katanya memulai analisa, saat kampanye virtual Appi-Rahman di Town Hall Appi Rahman, Menara Bosowa, Rabu (18/11/2020).

Nur Khaerah menilai program yang diusung pasangan “Makassar Bangkit” ini betul-betul sesuai dengan kondisi terkini dan dinamika Kota Makassar. Pada beberapa kali kampanye virtual, Appi-Rahman selalu bisa menawarkan solusi kepada setiap permasalahan warga.

“Saya melihat apa yang disampaikan hari ini betul-betul menyasar kepada apa yang dibutuhkan masyarakat. Harapan kami ini benar-benar bisa dilaksanakan. Kalau iya (bisa dilaksanakan) maka Pak Appi dan Pak Rahman ini menjadi problem solving,”ulas Nur Khaeriah.

Kemudian, Appi-Rahman disebut wanita bergelar magister ini sebagai pemimpin yang taktis. Karena mampu menjabarkan program-program yang diusung dengan detail. Sehingga masyarakat sebagai obejk sasaran program, bisa langsung paham.

“Sangat jarang kita menyaksikan apa pemaparan program yang membahas sampai sedetail-detailnya. Inilah kemudian yang menjadi orang jadi mudah paham apa yang akan dilakukan oleh Pak Appi dan Pak Rahman. Jadi betul-betul sudah terkonsep dan terencana. Sudah punya blueprint. Sudah siap tempur ketika nanti memimpin,” lanjut Nur Khaeriah.

Lebih lanjut, Nur Khaeriah menilai bahwa Appi-Rahman sudah dapat kepercayaan warga Makassar. Sisa nantinya bagaimana Appi-Rahman menunaikan janji-janjinya. “Yang saya lihat lagi adalah Pak Appi dan Pak Rahman sudah mendapat kepercayaan masyarakat. Sisa yang kedua, yaitu sejauh mana Pak Appi dan Pak Rahman nanti bekerja,”pungkasnya.

Sementara itu Appi menanggapi, kampanye virtual ini adalah cara-cara cerdas tim pemenangannya dalam bersosialisasi. Sehingga, segala keterbatasan dalam berkampanye terutama di masa pandemi, bisa diatasi. “Kampanye virtual hari ini digelar di 4 kecamatan, 38 keurahan, dan 65 titik. Masing-masing titik diikuti 50 orang. jadi, hari ini ada lebih tiga ribu orang yang menyaksikan pemaparan Appi-Rahman,” sebut Appi.

“Inilah salah satu kampanye cerdas yang kami lakukan. Tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masing-masing tempat kampanye virtual,”tutup Appi.

Oleh karena itu pemimpin yang bisa bersama masyarakat dan membawa masyarakat keluar dari himpitan problem dan kesulitan adalah pemimpin sejati.