PTUN Makassar Kabulkan Gugatan Calon Bupati Inkumben Herwin Yatim-Mustar Labolo

calon Bupati Petahana Banggai Sulteng, Herwin Yatim-Mustar Labolo, Senin 19 Oktober 2020 menggelar konfrens pers di Warkop Enreco, Jalan Toddopoli Raya Timur pasca gugatannya dikabulkan oleh Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT-TUN) Makassar.

calon Bupati Petahana Banggai Sulteng, Herwin Yatim-Mustar Labolo, Senin 19 Oktober 2020 menggelar konfrens pers di Warkop Enreco, Jalan Toddopoli Raya Timur pasca gugatannya dikabulkan oleh Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT-TUN) Makassar.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  –  Majelis Hakim  Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT-TUN) Makassar yang dipimpin langsung oleh Oyo Sunaryo dan didampingi oleh Bambang Priyambodo dan Fari Rustandi mengabulkan gugatan Pasangan calon Bupati Petahana Banggai Sulteng, Herwin Yatim-Mustar Labolo, Senin 19 Oktober 2020.

Diketahui pasangan yang diusung oleh PDI Perjuangan, PKS dan Partai Perindo didiskualifikasi oleh KPU kabupaten  Banggai Sulteng beberapa waktu lalu dan langsung bertindak dan menggugat penyelenggara.

Herwin Yatim mengatakan inilah bukti jika dirinya sebagai pencari Keadilan telah dikabulkan oleh majelis hakim. “Kami sebagai orang mengejar keadilan saat ini kami telah mendapatkannya dan ini adalah hak kami,” katanya.

Dirinya menurutkan jika ini adalah kemenangan awal pertarungan dan dia akan bisa menjadi pemenang pada 9 Desember mendatang. “Ini adalah kemenangan awal kami, insyaallah kami juga akan menjadi pemenang bersama rakyat,” ujarnya.

Diketahui dia ketinggalan sekitar tiga pekan masa kampanye. Paslon yang diusung oleh PDI Perjuangan, PKS dan Partai Perindo. Herwin menyebutkan tidak ada kata terlambat melakukan sosialisasi karena upaya hukum ini juga bagian dari perjuangan mencari kemenangan. “Tidak ada kata terlambat, saya ini sebagai bupati, mungkin hasil survei saya tinggi sebagai bupati, jadi ada upaya yang dilakukan oleh orang lain untuk menjatuhkan saya,” tutupnya.

Sementara kuasa hukum KPU, Kabupaten Banggai, Muhammad Soleh mengatakan saat ini pikir-pikir untuk melakukan kasasi. “Kita tidak bisa mengambil sikap saat ini, kita menunggu kesepakatan KPU apa kita diperintahkan untuk kasasi kita akan kasasi,” singkatnya.(Rilis)