KPU Makassar Terapkan 10 Poin Hal Baru dalam Pencoblosan Pilkada 2020

Komisioner KPU Makassar, Endang Sari.

Komisioner KPU Makassar, Endang Sari.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar memastikan bakal menerapkan hal-hal baru dalam pemungutan suara saat pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS) sesuai protokol kesehatan COVID-19.

Komisioner KPU Makassar, Endang Sari menjelaskan, sebelum pencoblosan semua lokasi tempat pungutan suara (TPS) akan disemprot disinfektan terlebih dahulu untuk memastikan benar-benar bersih. Kemudian, jumlah pemilih di TPS juga dibatasi hanya 500 orang dari sebelumnya yang mencapai 800 orang.

“Kami terapkan hal-hal baru. Karena desain TPS berbeda dari pemilihan sebelumnya,”ujar Endang ketika dihubungi Djournalist.com melalui pesan WhatsApp,Jumat 16 Oktober 2020.

Berikut 10 point hal baru saat pencoblosan di TPS pada tanggal 9 Desember:

1. Ukuran TPS dibuat dengan mengatur jarak antar petugas dan pemilih.
2. jarak tempat duduk paling kurang 1 meter.
3. perlengkapan pemungutan suara secara berkala disemprot disinfektan.
4. ada perlengkapan tambahan yang harus tersedia yaitu tempat cuci tangan dengan air mengalir, sabun, alat semprot disinfektan.
5. KPPS akan membagikan sarung tangan sekali pakai kepada pemilih.
6. Sebelum memasuki TPS, pemilih akan diperiksa suhu tubuhnya oleh KPPS.
7. Pemilih datang ke TPS wajib pakai masker, bila tidak pakai maka KPPS akan membagikan masker khusus u pemilih yang tidak pake masker.
8. Tanda telah mencoblos tidak lagi mencelupkan tangan ke tinta tapi tintanya diteteskan.
9. KPPS melakukan penyemprotan disenfektan secara berkala pada Paku yang digunakan mencoblos.
10. KPPS menggunakan APD lengkap.

“Sedangkan untuk waktu pencoblosan kami tunggu regulasi resminya dari pusat,”jelas Endang.