Masyarakat Wakatobi di Makassar Siap Menangkan Dilan

Muh Idrus (kanan) berbincang santai dengan Deng Ical (kiri) beberapa waktu lalu.

Muh Idrus (kanan) berbincang santai dengan Deng Ical (kiri) beberapa waktu lalu.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  –  Kurang dari tiga bulan, Pilwalkot Makassar 2020 akan digelar. Tepat 9 Desember mendatang, warga ber-KTP Makassar bakal memilih pemimpin baru. Tentunya publik menginginkan figur terbaik memimpin kota yang dikenal multikultur dan multietnis ini.

Ibukota provinsi Sulsel memang tidak hanya dihuni oleh warga Bugis-Makassar, tapi juga dari Mandar, Toraja, Tionghoa dan Jawa. Tidak sedikit pula warga dari Wakatobi, Sultra yang menetap dan kini sudah tercatat sebagai penduduk Makassar.

Muhammad Idrus, satu dari sekian banyak perantau asal Wakatobi yang kini ber-KTP Makassar. Ia menyatakan siap berpartisipasi menyalurkan hak pilihnya pada pesta demokrasi mendatang. Setelah mencermati dan melihat rekam jejak empat pasangan calon (paslon), dirinya sudah punya jagoan.

Idrus mengaku pada Pilwalkot Makassar 2020, dirinya menjagokan pasangan calon Syamsu Rizal-Fadli Ananda. Bukan tanpa alasan, pihaknya menjatuhkan pilihan kepada pasangan berakronim Dilan. Pasangan nomor urut tiga itu diyakininya paling pas dan layak memimpin Makassar.

Idrus optimistis masyarakat kerukunan Wakatobi di Makassar pun berpandangan sama. Di matanya, Dilan layak menakhodai kota berjuluk Angin Mamiri ini karena mampu merangkul seluruh elemen. Keduanya sosok pemimpin untuk semua dan tahu menghargai orang.

“Saya sudah menetap di Makassar kurang lebih 40 tahun. Tentunya, saya juga sudah menjadi bagian dari kota ini dan berharap Makassar dapat lebih maju, berkembang dan beradab serta masyarakatnya sejahtera. Nah, harapan itu ada di Dilan,” ucap pria dengan hobi bermain badminton ini, Ahad 27 September 2020..

“Makanya, saya sudah niatkan untuk mendukung dan memenangkan Dilan. Tanggal 9 Desember nanti pasti pilih nomor urut tiga yakni Dilan,” sambung Idrus.

Lebih jauh, ia menyampaikan nilai lebih Dilan memang terletak pada karakter dan sifat sombere’. Hal itu pun terlihat bukanlah dibuat-buat tapi murni pembawaan dari Deng Ical-sapaan akrab Syamsu Rizal dan Dokter Pade-panggilan karib Fadli Ananda. Mereka tahu betul menghargai orang.

“Itu yang saya suka dari pasangan calon ini. Dilan betul-betul tahu menghargai orang, mereka menghargai tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh pemuda,” tandasnya. (Rilis)