Anir-Lutfi Diharap Jadi Solusi untuk Sejahterakan Nelayan di Pangkep

PANGKEP, DJOURNALIST.com – Bakal calon kepala daerah Kabupaten Pangkep, Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) menunjukkan perhatian penuh kepada warga kepulauan. Dalam waktu 14 hari, pasangan ini mengunjungi warga di 32 pulau yang ada di Kabupaten Pangkep.

Keduanya tidak lelah, memenuhi undangan silaturahmi warga, sekaligus demi menyerap aspirasi. Bahkan ada kebahagian tersendiri yang dirasakan Anir dan Lutfi, ketika bertemu dan berdialog dengan warga yang ada di pulau.

Warga mengaku, pulau-pulau yang dikunjungi Anir-Lutfi ini, sangat jarang dikunjungi tokoh-tokoh dari daratan. Karena memang jaraknya yang cukup jauh. Bisa sampai berjam-jam untuk sampai di tujuan.

Belum lagi, kondisi cuaca yang tidak menentu. Membuat banyak orang berpikir panjang untuk menyapa warga di sana. Hambatan itu dilalui Anir dan Lutfi.

Pada Ahad 20 September kemarin, keduanya menyapa warga yang ada di beberapa pulau terluar Kabupaten Pangkep.

“Kami warga pulau Laiya mengapresiasi silaturahmi Anir-Lutfi. Apalagi ini pulau yang ke-32. Tentu butuh perjuangan, mereka tangguh mau langsung melihat kami di lapangan, tidak takut gelombang,” kata Ketua RT di Pulau Laiya, Eni.

Eni malah menyebut Anir-Lutfi, sebagai cabup-cawabup yang cinta warga kepulauan. Dia bahkan memberi sebutan keduanya, sebagai sosok yang tidak lahir dari gelombang yang tenang.

“Kami warga kepulauan, merasa bahagia. Bahwa baru kali ini calon bupati perempuan yang mau langsung menyapa masyarakat kepulauan dan mendengar keluhan warga,” tandas Eni.

Di Pulau Laiya, Anir-Lutfi disambut meriah. Ratusan pendukungnya berkumpul bersama di bawah pohon, sambil mendengar sambutan calon Bupati Pangkep tersebut.

“Apakah bapak dan ibu menginginkan Pangkep dipimpin bupati perempuan?” tanya Anir kepada warga.

“Iya,” jawab warga pulau Laiya diiringi aplaus.

Suasana riuh. Ada rasa haru bercampur bahagia.

Di pulau Podang-podang, dukungan demi dukungan terhadap Anir-Lutfi terus mengalir. Bahkan emak-emak hingga bapak-bapak mendukung penuh Anir-Lutfi dengan teriakan, “Perempuan Bisa Tonji, Anir Bisa Tonji.”

Mereka menganggap, perempuan saat ini harus bisa menjadi pemimpin demi keseteraan gender di Pangkep. Apalagi para nelayan tersebut, sudah merasakan selama ini dipimpin bupati seorang laki-laki. Kini, mereka mau, bupati Pangkep seorang wanita.

Anir menerima banyak masukan dan aspirasi dari masyarakat seperti perbaikan listrik, jalan, lampu jalan, batu pemecah ombak, bedah rumah, dan mesin Katingting untuk kapal nelayan.

“Aspirasi masyarakat sudah dicatat, jika Allah mengizinkan dan kita semua mendukung saya duduk jadi Bupati, saya berkomitmen merealisasikan semua yang menjadi keluhan dan kebutuhan masyarakat,” kata Anir, mantan legislator DPRD Sulsel.

Di pulau Polewali, Desa Mattirolabbangeng, Kecamatan Liukang Topabiring Utara, tidak kalah ramainya. Di sana, Lutfi menyapa masyarakat dan menerima banyak aspirasi.

“Masyarakat kepulauan Polewali yang mayoritas nelayan kepiting, mengharapkan bantuan alat tangkap demi melancarkan proses mencari nafkah kami,” ujar salah satu tokoh masyarakat Pulau Polewali, Basir dg. Liung.

Lanjut Basir yang juga kepala Dusun pulau Polewali ini mengatakan, saat musim kemarau, warga di tempatnya kekurangan air bersih. Makanya, warga Pulau Polewali berharap banyak bila Anir-Lutfi diamanahkan memimpin Pangkep, bisa menyediakan fasilitas air bersih.

Menanggapi hal itu, Lutfi Hanafi berkomitmen memenuhi apa yang menjadi harapan warga di daerah kepulauan. “Kami akan merealisasikan seluruh aspirasi masyarakat kepulauan, khususnya dalam pengadaan air bersih,” tegasnya. (rilis)