Dilan Gelar Kompetisi Mobile Legend Dukung Pembinaan eSport

Juru Bicara Dilan, Muh Fariz Zainal Islami

Juru Bicara Dilan, Muh Fariz Zainal Islami.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  —  Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan), akan menggelar kompetisi eSport ‘Mobile Legends’ mulai 20 September mendatang. Kegiatan ini bertujuan guna mewadahi potensi milenial, khususnya terkait eSport yang kini sudah diakui menjadi cabang olahraga prestasi.

Juru Bicara Dilan, Muh Fariz Zainal Islami, menyampaikan kegiatan bertajuk ‘Dilan Competition’ itu memperebutkan total hadiah Rp10 juta. Melalui event ini, paslon usungan PDIP-PKB-Hanura ini ingin mempertegas komitmen mendukung pengembangan potensi anak muda. Salah satunya dengan membangun ekosistem gaming di Kota Makassar.

Menurut Fariz, industri game di Indonesia semakin berkembang. Beberapa permainan tertentu tidak hanya diakui sebagai eSport atau cabang olahraga resmi, tapi juga bisa menghasilkan uang. Olehnya itu, Dilan mendorong milenial untuk profesional menggeluti eSport demi hasil yang lebih baik.

“Kompetisi eSport ini bukti komitmen Dilan mewadahi milenial untuk profesional menggeluti bidang ini, kita mau bina bibit lokal. Semoga melalui event ini lahir atlet eSport dari Makassar yang bisa mengharumkan nama daerah, bahkan bangsa,” ucap Wakil Ketua DPD KNPI Takalar ini, Senin (14/9/2020).

Diakui Fariz, bukan perkara mudah mencetak atlet eSport mengingat banyaknya saingan, dimana daerah lain seperti di Pulau Jawa lebih dulu mengembangkan. Meski demikian, pihaknya cukup yakin dengan talenta milenial Makassar. Persoalannya, tinggal bagaimana pemerintah memberi dukungan dan tak menganggap sepele.

“Itulah alasan kompetisi eSport ini digelar, kita mau membangun ekosistem gaming terlebih dulu. Selanjutnya, semoga bisa terjaga sehingga kelak melahirkan atlet eSport,” ucap Fariz.

‘Dilan Competition Mobile Legends’ sendiri akan berfokus pada talenta lokal Makassar. Kualifikasi online diagendakan 20 September dan 8 besar offline dilaksanakan pada 22 September di Jalan AP Pettarani Nomor 89B.

Biaya pendaftaran kompetisi ini Rp35.000 per tim, dimaa satu tim terdiri dari lima pemain dan dua cadangan. Sebelum kompetisi akan digelar technical meeting pada 19 September.

Dalam kompetisi eSport dengan total hadiah Rp10 juta, juara satu sampai delapan dipastikan mendapatkan uang pembinaan. Adapun seluruh tim yang berkompetisi akan mendapatkan e-sertifikat atas partisipasinya.

Selain itu, penyelenggara juga akan memberikan hadiah bagi Top MVP. Juga ada hadiah tambahan untuk pemain yang mendapatkan label maniac dan savage pada babak delapan besar offline. (Rilis)