Patabai Pabokori Dicopot, Partai Berkarya Kubu Muchdi Segera Gelar Muswil

Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang (kiri) bersama Menkunham Yasonna Laoly (kanan).

Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang (kiri) bersama Menkunham Yasonna Laoly (kanan).

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  –  Pasca menerima Surat Keputusan tentang Pengesahan Perubahan Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Berkarya periode 2020-2025 dari Kementerian Hukum dan HAM. Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang mengatakan, segera melakukan Musyawarah Wilayah (Muswil) dengan agenda pemilihan Ketua Partai Berkarya di daerah.

“Kami minta Muswil nya dalam bulan ini biar hasilnya segera di SK-kan dan didaftarkan di Sipol KPU. Berpacu dengan waktu khusus wilayah yang ada Pilkada nya,”ujar Badaruddin melalui pesan WhatsApp, Kamis 6 Agustus 2020.

Diketahui, Partai Berkarya pimpinan Muchdi Purwopranjono menerima SK tersebut diterbitkan Kemenkumham pada 30 Juli 2020 dengan Nomor M.HH-17.AH.11.01 TAHUN 2020.

Lanjut Badaruddin, khusus di Sulawesi Selatan pihaknya telah menetapkan Fikram (unsur DPP) menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) DPW Partai Berkarya Sulawesi Selatan dan Ferdi Andi Lolo (unsur DPD) sebagai Sekretaris DPW Partai Berkarya Sulawesi Selatan. Itu artinya kepengurusan Partai Berkarya Sulawesi Selatan yang diketuai Patabai Pabokori dari kubu Tommy Soeharto tidak berlaku lagi.

“Tugas mereka segera menggelar Muswil di Provinsi. Untuk mendapatkan pengurus defenitif periode 2020-2025. Kita berlari cepat mengejar ketertinggalan,”katanya.

Menurutnya, pengelolaan partai yang amburadul selama ini segera dirapikan. Bukan soal suka tidak suka pada personnya tapi kinerjanya.

“Terkhusus kota Makassar, nanti plt DPW Provinsi yang kami SK kan akan merapikan. Menunjuk Plt DPD Kota Makassar untuk segera Musda untuk pengurus definitif 2020-2025,”jelasnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Partai Berkarya Sulawesi Selatan Patabai Pabokori dikonfirmasi tidak berhasil dihubungi. Pesan singkat yang diberikan tidak direspons.