Yusuf Gunco Sebut Pencopotan Dirinya sebagai Ketua Partai Berkarya Makassar Tak Sah

Ketua Partai Berkarya Makassar, Yusuf Gunco.

Ketua Partai Berkarya Makassar, Yusuf Gunco.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  –  Yusuf Gunco alias Yugo angkat bicara terkait pencopotan dirinya sebagai Ketua Partai Berkarya Makassar. Merujuk SK Nomor: SK-34/DPW-B/SS/VII/2020 yang ditandatangani Ketua DPW Andi Patabai Pabokori tanggal 21 Juli 2020 yang diteken Ketua DPW Partai Berkarya Andi Patabai Pabokori.

“Pak Sekjen mengatakan SK pemberhentian itu tidak sah. Tidak sesuai aturan,” kata Yugo mengutip percakapannya dengan Priyo Budi Santoso, Senin 27 Juli 2020.

Ia pun mengaku ingin bersurat ke Mahkamah Partai terkait SK pemberhentian dirinya. Namun Priyo menyatakan tidak perlu.

“Yusuf Gunco tetap sah sebagai Ketua DPD Partai Berkarya Kota Makassar,” kata Priyo melalui percakapannya dengan Yugo.

erdasar perintah DPP melalui Sekjen Priyo Budi Santoso, Yugo mengatakan tetap menjalankan tugasnya sebagai Ketua DPD Partai Berkarya Makassar.

“Saya solid dengan DPC. Dalam rangka verifikasi faktual tetap kami jalankan,” kata Yugo.

Sementara itu, Ketua Partai Berkarya Sulawesi Selatan Patabai Pabokori mengatakan, pencopotan Yugo sebagai Ketua Partai Berkarya Makassar atas perintah Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto. Pasalnya Makassar dinilai gagal mencapai target pada Pemilu Legislatif 2019 lalu. Di mana, target yang harus dicapai adalah 5 kursi ternyata hanya meraih 1 kursi di DPRD Makassar.

“Ini bukan hanya berlaku di Makassar. Tapi sejumlah kabupaten/kota lainnya di Sulsel yang dianggap gagal pasti diganti ketuanya,”tutur Patabai.

“Bahkan termasuk saya pun dievaluasi oleh DPP,”dia menambahkan.

Lanjut mantan Bupati Bulukumba ini, pada Pileg 2019 lalu, DPP menargetkan setiap daerah mampu meraih 1 kursi untuk DPR RI, 5 kursi DPRD Provinsi, dan 20 kursi di DPRD Kabupaten/Kota.

“Makassar hanya 1 kursi saja,”ucapnya.

Ia menambahkan, Partai Berkarya Sulawesi Selatan telah menunjuk Hamire Hafid Sebagai pelaksana tugas Ketua DPD Berkarya Kota Makassar.

“Setelah Pilkada kami akan menggelar Musda secara serentak,”jelasnya.