Anggaran KPU di Pilwalkot Makassar 2020 Rp 84 Miliar

Anggaran Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2020 disepakati Rp 84.264.000.000. Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar bersama Pemerintah Kota Makassar melakukan tanda tangan Addendum Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Anggaran Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2020 disepakati Rp 84.264.000.000. Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar bersama Pemerintah Kota Makassar melakukan tanda tangan Addendum Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), Kamis 9 Juli 2020.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Anggaran Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2020 disepakati Rp 84.264.000.000. Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar bersama Pemerintah Kota Makassar melakukan tanda tangan Addendum Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Dalam addendum tersebut, Pemerintah Kota melakukan penambahan anggaran sebesar Rp 6,2 miliar. Tanda tangan NPHD berlangsung di ruang kerja Wali Kota, Kamis 9 Juli 2020.

Sebelumnya Pemkot mengalokasikan anggaran sebesar Rp 78 miliar, sehingga total anggaran pelaksanaan Pilwalkot tahun 2020 sebesar Rp 84 miliar lebih.

“Total NPHD Makassar untuk pemilihan serentak 2020 adalah Rp 84.264.000.000,”ujar Komisioner KPU Makassar Endang Sari.

Menurutnya, usulan tambahan Rp 6,2 miliar fokus untuk penyesuaian honor penyelenggara ad hoc. Sesuai standar Surat Edaran Menteri Keuangan dan juga untuk alokasi penambahan TPS.

“Awalnya pemetaan TPS kami maksimal 600 pemilih setiap TPS. Tapi karena ada Covid-19 maka ada aturan terbaru bahwa setiap TPS maksimal 500 pemilih,”katanya.

PPDP

PPDP

TPS yang awalnya berjumlag 2099 bertambah menjdi 2.390 TPS.

Selain itu, anggaran tersebut akan digunakan untuk debat kandidat. Dengan alokasi Rp 600 juta untuk tiga sesi dan juga bahan kampanye dan APK.

“Debat kandidat akan dilakukan sebanyak tiga sesi. Satu sesi Rp 200 juta. Jadi totalnya Rp 600 juta,”jelas Endang.