Pilwalkot Makassar 2020 Diprediksi Tiga Paslon

Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar, 9 Desember 2020 mendatang diprediksi hanya akan diikuti oleh tiga pasangan calon saja. Hal ini berdasarkan kajian atas anomaly dukungan partai politik akhir-akhir ini.

Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar, 9 Desember 2020 mendatang diprediksi hanya akan diikuti oleh tiga pasangan calon saja. Hal ini berdasarkan kajian atas anomaly dukungan partai politik akhir-akhir ini.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  – Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar, 9 Desember 2020 mendatang diprediksi hanya akan diikuti oleh tiga pasangan calon saja. Hal ini berdasarkan kajian atas anomaly dukungan partai politik akhir-akhir ini.

Anomali terbaru, Senin (29/6) Partai Golkar yang sebelumnya mencomblangi Moh Ramdhan Pomanto (Danny) dengan Andi Zunnun Halid, tetiba menyatakan dukungan penuh kepada Irman Yasin Limpo (None) di Pilwalkot Makassar.

None yang juga adik dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, sebelumnya sudah mengantongi dukungan PAN. Sementara Danny kini hanya mengantongi dukungan Partai Nasdem. Itupun sementara digoyang oleh None.

Pakar politik dari Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr Luhur Andi Prianto cukup yakin Pilwalkot Makassar Desember 2020 mendatang tidak akan diikuti maksimal 4 atau lebih pasangan calon.

“Paling banyak tiga, bahkan bisa saja dua paslon mungkin,” kata Luhur mengomentari hasil survei Profetik Institute, di Hotel Trisula Makassar, Selasa 30 Juni 2020.

Sependapat, Direktur Profetik Institute, Asratillah Senge juga memprediksi partai politik akan melabuhkan rekomendasi di tiga pasangan calon saja.

“Kalau hasil kajian kami, kemungkinan besar tiga. Pertanyaannya kemudian adalah, apakah None (Irman Yasin Limpo) yang tidak maju, ataukah Danny (Moh Ramdhan Pomanto) yang tidak maju? Tapi itu masih prediksi sementara. Artinya kita masih menunggu perkembangan-perkembangan selanjutnya,” ulas Asratillah.

Menurut analisisnya, ada dua pasangan calon yang tergolong aman dalam kancah perebutan rekomendasi partai. Yakni pasangan Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-ARB) dan Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Ical-Fadli).

None dan Danny sendiri bersengkata dalam memperebutkan rekomendasi Partai Nasdem. Meskipun Danny sudah mengantongi surat rekomendasi Nasdem, namun banyak kalangan yang menilai kedekatan None dengan Ketua DPW Nasdem Sulsel, Rusdi Masse (RMS) akan membuat Danny tersingkir sebagaimana Golkar meninggalkan Danny.