Posisi Deng Ical Diusung PKS Masih Rawan

Penyerahan surat tugas yang diberikan PKS Sulsel kepada bakal calon Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical beberapa waktu lalu.

Penyerahan surat tugas yang diberikan PKS Sulsel kepada bakal calon Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical beberapa waktu lalu.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  –  Usungan PKS di Pilwalkot untuk bakal calon Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical masih rawan. Pasalnya surat tugas yang diberikan sudah kadaluarsa. Bahkan surat rekomendasi yang akan diberikan ke pasangan Deng Ical-dr Fadli Ananda hingga saat ini belum juga keluar.

“Kami masih menunggu keputusan dari pusat tentang Deng Ical. Insya Allah pekan depan keluar jika tidak ada yang luar biasa,”ujar Ketua DPW PKS Sulawesi Selatan, Surya Darma ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin 29 Juni 2020 malam.

Lanjut Surya, selama rekomendasi belum keluar, semuanya mungkin terjadi. “Kami dari provinsi sudah melaksanakan tugas kami sesuai dengan kewenangan kami,”katanya.

Ia mengakui, ada beberapa kandidat yang merasa punya peluang melakukan manuver langsung ke DPP. Namun Surya tidak menjelaskan siapa kandidat yang dimaksud.

Ketika ditanya nama Irman Yasin Limpo alias None, Surya mengatakan tidak mengetahuinya. “Saya tidak tahu, bahkan saya tidak tahu manuver None atau tim sukssnya di pusat. Kami di Provinsi sisa menunggu keputusan pusat sekarang,”jelasnya.

Dari 12 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada Serentak 2020 di Sulawesi Selatan, PKS kata dia baru mengeluarkan tiga rekomendasi. Yaitu Thoriq Husler (Pilkada Lutim), Arsyad Kasmar (Pilkada Lutra), dan A.Harmil Mattotorang (Pilkada Maros).

“Kami berharap pekan depan daerah lainnya sudah keluar rekomendasinya. Termasuk Pilkada Makassar,”jelas Surya.

Diketahui, syarat untuk maju di Pilwalkot Makassar yaitu mengantongi 10 kursi dari partai pengusung di DPRD Makassar. Tiga partai disebut-sebut bakal mengusung pasangan Deng Ical-dr Fadli Ananda. Yakni PDIP 6, PKS 5, dan PKB 1 kursi.