KPU Sulsel Tunda Empat Tahapan Pilkada 2020 akibat Covid-19

Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir.

Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan memutuskan menunda sejumlah tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Namun demikian, penundaan tersebut tidak termasuk tahapan pemungutan dan penghitungan suara yang rencananya akan dilaksanakan pada 23 September 2020.

“Ada empat tahapan Pilkada serentak 2020 yang kami tunda. Tapi tidak termasuk tahapan pemungutan suara,”ujar Ketua KPU Sulawesi Selatan, Faisal Amir ketika dihubungi Djournalist.com, Ahad malam, 22 Maret 2020.

Penundaan itu kata dia, merujuk surat edaran KPU RI No. 8 tahun 2020 dan KPT 179 KPU RI tahun 2020 tentang Penundaan 4 tahapan Pemilihan. Yaitu pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS), verifikasi
faktual dukungan calon perseorangan, pembentukan Perugas pemutakhiran data pemilih (PPDP), dan pelaksanaan pemutakhiran data pemilih.

“Sebenarnya bukan ditunda. Tapi waktunya bergeser ke April. Misalnya saja perekrutan PPDP masuk pada bulan April,”katanya.

Ia berharap dengan adanya surat edaran KPU RI, KPU di daerah tetap semangat dan tetap menjaga kesehatan dalam menjalankan tugasnya.

Adapun bakal calon Wali Kota Makassar, Irman Yasin Limpo alias None menolak berkomentar lebih jauh ihwal penundaan beberapa tahapan Pilkada ini. “Soal ini saya coba analisa dulu,”katanya singkat.