Ini Alasan Mantan Penasehat Hukum Era Danny Ogah Gabung Kembali

Ramzah Thabraman selama ini dikenal sebagai penasehat Pemerintah Kota Makassar Bidang Hukum di era walikota Moh Ramdhan Pomanto (Danny).

Ramzah Thabraman selama ini dikenal sebagai penasehat Pemerintah Kota Makassar Bidang Hukum di era walikota Moh Ramdhan Pomanto (Danny).

MAKASSAR.DJOURNALIST.com  –  Ramzah Thabraman selama ini dikenal sebagai penasehat Pemerintah Kota Makassar Bidang Hukum di era walikota Moh Ramdhan Pomanto (Danny). Saat masa jabatannya habis, dia ogah bergabung kembali. Apa alasannya?

Ramzah mengungkapkan alasan mengapa dia enggan kembali membantu Pemerintah Kota Makassar era Danny Pomanto sebagai penasehat bidang hukum dalam diskusi bertema “Mencari Pemimpin Bersih” di Warkop 212 Toddopuli, Makassar, Kamis (19/3). Kini ia menjabat sebagai Wakil Ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK).

“Ketika saya menjadi penasehat hokum pemkot, saya professional sekali. Dan saya pastikan, saya bukan tim sukses Pak Danny ketika itu. Saya diajak bergabung sebagai seorang professional,” kata Ramzah, Kamis, 19 Maret 2020.

“Saya tidak meninggalkan Pak Danny. Tapi memang tugas saya sebagai Penasehat Pemkot Makassar Bidang Hukum itu sudah berakhir masa tugasnya. Kalaupun ditawari, saya tidak mau lagi karena barangkali saya sudah ada kesibukan lain,” lanjutnya.

Selama menjadi penasihat hukum Pemkot, Ramzah mengaku banyak mengkritik kebijakan pemkot kala itu dalam kerangka persfektif hukum. Salah satunya program Kanre Rong ri Karebosi.

“Saya yang paling getol untuk mengingatkan program-program yang landasan hukumnya bisa terindikasi korupsi. Terkait Kanre Rong saya yang paling getol mengkritik itu. Karebosi itu dibangun berdasarkan rancangan berhadiah. Tidak boleh ada hak milik di sana!” imbuhnya.