Edy Manaf Pertimbangkan Maju di Pilkada Bulukumba

Dua politisi PAN Sulsel, Yudhi Rusdi (kiri) dan Edy Manaf (kanan) ngobrol santai membahas Pilkada Bulukumba.

Dua politisi PAN Sulsel, Yudhi Rusdi (kiri) dan Edy Manaf (kanan) ngobrol santai membahas Pilkada Bulukumba.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Politisi PAN Sulawesi Selatan Edy Manaf mengaku mempertimbangkan untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Bulukumba. Setelah partai memintanya untuk maju dalam pemilihan tersebut.

‘Ini menjadi pertimbangan buat saya,”ujar Edy kepada awak media, Rabu 18 Maret 2020.

Lanjut Edy, ia menghormati dan menghargai permintaan partainya. Sehingga hal itu akan dipertimbangkan secara matang dan tentu akan di komunikasikan dengan tim pemenangannya di pemilu 2019 termasuk tim keluarga.

“Saya dulu kan pernah maju pada Pilkada 2015 lalu. Dan baru setahun duduk di legislatif di DPRD Sulawesi Selatan. Di Pilkada 2020 hampir sama, saya juga baru terpilih lagi di DPRD. Makanya saya masih pertimbangkan,”kata anggota DPRD Sulawesi Selatan ini.

Apalagi di Pilkada Bulukumba, partai sudah memberikan surat tugas kepada Andi Zulkarnain Pangki untuk maju di pemilihan itu.

Sementara itu Anggota Tim Desk Pilkada PAN Sulawesi Selatan, Yudhi Rusdi mengatakan, dipilihnya Edy karena partainya tengah mencari figur alternatif selain Andi Zulkarnain. Pasalnya pasca diberi surat tugas tak ada perkembangan untuk mencukupkan partai koalisi. Karena PAN hanya meraih empat kursi sedangkan syarat untuk maju delapan kursi di DPRD Bulukumba.

“Atas dasar itulah PAN Sulawesi Selatan memggelar rapat. Salah satunya yang mengemuka adalah meminta kembali pak Edy untuk bertarung,”ucapnya.

Sejauh in kata diai, bakal calon kepala daerah yang intens melakukan komunikasi ke PAN yaitu Andi Muchtar Ali Yusuf alias Andi Utta, Hamzah Pangki, dan Jamaluddin M Syamsir.

Adapun bakal calon Bupati Bulukumba yang juga Ketua PAN Bulukumba, Andi Zulkarnain Pangki bersikukuh tetap maju dalam pemilihan ini. Ia menolak berkomentar lebih jauh mengenai Edy yang dipersiapkan oleh partai untuk bertarung dalam pemilihan itu.

“Saya tetap maju berdasarkan rekomondasi DPP, Insyah Allah dengan izin allah. Kan sekarang masih dinamis , bukan pak muhtar jadi tim ku, tapi yang nama juga kemungkinan bisa terjadi A,Edy maju , saya turun gunung bersama pak Muhtar jadi tim pemenangan,”jelasnya.