Anto Kumpulkan 110 Ribu Dukungan KTP untuk Maju di Pilwalkot Makassar

Bakal Calon Wali Kota Makassar, Iriyanto Andi Baso Ence bersama tim pemenangannya memperlihatkan syarat dukungan KTP yang akan dibawa ke KPU Makassar, Kamis 20 Februari 2020 (Foto/Ardiansyah Razak).

Bakal Calon Wali Kota Makassar, Iriyanto Andi Baso Ence bersama tim pemenangannya memperlihatkan syarat dukungan KTP yang akan dibawa ke KPU Makassar, Kamis 20 Februari 2020 (Foto/Ardiansyah Razak).

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Bakal calon Wali Kota Makassar, Iriyanto Andi Baso Ence alias Anto tengah mempersiapkan maju di jalur perseorangan pada pemilihan wali kota yang digelar tahun ini. Dukungan itu diklaim tersebar di 15 kecamatan di kota ini.

Ketua Tim Bakal Calon Wali Kota Makassar Anto, Muhammad Alihaq Mappaturung mengatakan, kesiapan jagoannya untuk maju di jalur itu atas keinginan masyarakat. Bila pada akhirnya jagoannya tak mendapatkan partai politik.

“Kami siapkan dua-duanya. Maju di jalur perseorangan dan parpol. Untuk jalur perseorangan kami sudah memiliki 110 ribu KTP,”ujar Muhammad kepada awak media di rumah pemenangan Anto, di Perumahan BTP, Kamis 20 Februari 2020.

Rencananya, syarat dukungan KTP itu akan diserahkan ke KPU Makassar pada Ahad, 23 Februari. Sambil menunggu konstalasi politik dari partai pengusung yang telah didaftar oleh Anto.

“Kami akan serahkan pada injury time,”katanya.

Dari 15 kecamatan itu, kata dia ada delapan kecamatan yang merupakan basis dukungan Anto. Yakni di Kecamatan Birinhkanaya 5.642, Mariso 3.089, Makasssar 7.698, Tamalanrea 3.866,dan Tamalate 6.247 KTP.

Lalu, di Kecamatan Tamalate 6.247, Ujungpandang 2.066, serta di Kecamatan Manggala 4.725 KTP.

“Kami yakin sudah tak ada lagi yang ganda ataupun palsu karena kami sudah melakukan sortir secara ketat,”ucapnya.

Adapun Bakal Calon Wali Kota Makassar, Anto menambahkan, walau dia maju di jalur perseorangan tapi tidak menutup kemungkinan maju di jalur partai politik. Karena masih ada waktu selama tiga hari untuk dapat melobi partai. Sebelum penyerahan dukungan KTP di KPU berakhir.

“Semua masih dinamis. Termasuk dengan posisi wakil saya yang telah terdaftar di silon KPU Makassar beberapa waktu lalu,”jelasnya.