Tiga Calon Bupati Maros Berebut Rekomendasi Gerindra Sulsel

Tiga bakal calon bupati Maros berebut rekomendasi dari Partai Golkar Sulawesi Selatan. Yaitu Chaidir Syam, Wawan Mataliu, dan Andi Ilham Najamuddin.

Tiga bakal calon bupati Maros berebut rekomendasi dari Partai Golkar Sulawesi Selatan. Yaitu Chaidir Syam, Wawan Mataliu, dan Andi Ilham Najamuddin.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Tiga bakal calon bupati Maros berebut rekomendasi dari Partai Golkar Sulawesi Selatan. Yaitu Chaidir Syam, Wawan Mataliu, dan Andi Ilham Najamuddin.

Ketiga kandidat itu mengikuti fit and proper test bakal calon kepala daerah yang digelar oleh Gerindra Sulawesi Selatan di Sekretariatnya, Jalan Andi Pangerang Pettarani, Ahad 9 Februari 2020.

Bakal Calon Bupati Maros, Chaidir mengatakan partai Gerindra memiliki potensi besar di Kabupaten Maros untuk memenangkan kandidat yang diusung di Pilkada Maros.

Sebab Partai Gerindra dianggap memiliki jaringan baik ditingkat atas untuk komunikasi lintas elit partai maupun jaringan tingkat bawah untuk dukungan akar rumput.

“Insya Allah kalau kami kedepan diberi amanah menjadi bupati dan wakil bupati, Gerindra juga bisa ikut membantu dalam membangun kabupaten Maros dan jaringannya,”katanya.

Meski Gerindra hanya menguasai tiga kursi, namun bagi Chaidir, Gerindra cukup mempengaruhi dukungan di Pilkada Maros. Sehingga ia akan berusaha dan optimistis akan diusung partai besutan Prabowo Subianto itu.

“Gerindra tiga kursi itu kami anggap sebuah potensi yang sangat besar semoga jaringan tiga kursi itu bisa membantu pembangunan di Maros,” harapnya.

Selain Gerindra kata dia, Partai Golkar pun yang akan ditarget berikutnya untuk mengusung pasangan pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Maros Chaidir Syam dan Suhartina Bohari.

“Kami sudah memiliki PAN dan PBB. Berikutnya Gerindra dan Golkar,”ucapnya.

Sementara Suhartina menambahkan, kalau empat partai ini dapat menjadi partai usungannya, maka total kursi usungan mencapai 17 kursi di DPRD Maros.

Adapun bakal calon Bupati Maros, Wawan Mataliu mengatakan yakin dapat diusung oleh partai ini. Ia pun memiliki startegi khusus agar Gerindra dapat menjadi bagian di pilkada itu.

“Yang jelas, saya tidak ajak Gerindra hanya untuk kalah,”katanya.

Lebih lanjut ia menuturkan, kalau Gerindra mengusungnya maKa sudah cukup maju di pemilihan itu. Sebab Hanura meraih 4 kursi dan Gerindra 3 kursi.

“Kalau begitu sisa mencari pendamping. Bulan April saya akan memutuskan. Saat ini saya fokus melakukan sosialisasi door to door di 45 ribu rumah di 14 kecamatan yang ada di Maros,”jelasnya.