Danny Pomanto, None, dan Andi Yaqkin Padjalangi Berebut Rekomendasi PDIP Sulawesi Selatan

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto, Irman Yasin Limpo, dan Andi Yaqin Padjalangi berebut rekomendasi PDIP Sulawesi Selatan dalam pemilihan Wali Kota Makassar pada 23 September 2020. Setelah partai tersebut menyisahkan tiga dari belasan nama sebelumnya.

Informasi yang dihimpun Djournalist.com nama ini muncul setelah melalui proses penjaringan. Tak hanya itu, survei kedua kandidat ini cukup tinggi sebagai bakal calon Wali Kota Makassar. Dimana Danny masih berada di posisi teratas disusul Syamsu Rizal alias Deng Ical. Kemudian None dan Appi.

Hanya saja nama Deng Ical dicoret karena dinilai kurang massif melakukan komunikasi dengan PDIP. Sedangkan Danny didukung oleh DPC dan beberapa PAC Makassar. Adapun None melakukan komunikasi politik dengan Ketua DPD PDIP Kalimantan Selatan, Mardani dan diinginkan pula oleh beberapa PAC PDIP Makassar.

Menanggapi hal ini, Ketua Bappilu PDIP Makassar, Raisul Jais tidak menampik kalau partainya telah mengerucutkan tiga nama ini bahkan sudah diserahkan ke DPP.

“Memang benar. Bahkan DPD sudah melakukan persentase ke DPP. Soal siapa yang akan diusung keputusannya ada di DPP. Termasuk apakah masih ada nama lain diluar nama ini,”ujar Raisul, Kamis 6 Februari 2020.

Sebab kata dia, selain nama Andi Yaqkin sebagai kader partai nama Alimuddin pun muncul saat ini. Setelah sempat menyatakan tak ingin maju dalam pemilihan itu.

“Kami sejak awal, inginkan kader kami yang digandeng sebagai wakil. Setelah pak Andi Yaqkin beredar pula nama paket Taufik Fachruddin-Alimuddin,”katanya.

Taufik diketahui merupakan adek ipar dari Gubernur Nurdin Abdullah. Sedangkan Alimuddin merupakan bendahara dari PDIP Sulawesi Selatan.

Sementara Appi dapat diusung, kalau Megawati Soekarno Putri sebagai Ketua Umum menginginkannya.

Lanjut Raisul, DPP PDIP akan mengeluarkan SK rekomendasi pada 23 Maret nanti.

Sekretaris PDIP Sulawesi Selatan Rudy Pieter Goni (RPG) ketika dikonfirmasi menolak berkomentar lebih jauh mengenai Pilwalkot Makassar. Walau begitu ia menyebut ada tiga daerah yang menggelar pemilihan disepakati keputusannya ada di DPP.

“Dari 12 pilkada ada tiga daerah yang disepakati keputusannya ada di DPP. Yaitu Kota Makassar, Kabupaten Tana Toraja, dan Toraja Utara,”katanya.

Kenapa? Karena tiga daerah yang menggelar pemilihan ini PDIP memiliki kursi pimpinan di DPRD masing-masing. (***)