Proses Pergantian Misriyani Ilyas Sudah Kadaluarsa

Misriyani Ilyas.

Misriyani Ilyas.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan menjadwalkan putusan dua calon legislatif DPRD Sulawesi Selatan yang batal dilantik pada tanggal 24 September lalu. Yaitu Misriyani Ilyas dari Gerindra dan Novianus dari PDIP.

Kuasa Hukum Misriyani, Asnawi P. Patanjengi mengatakan, proses pergantian yang dilakukan oleh KPU terhadap Misriyani sudah kadaluarsa. Karena sudah melewati batas waktu yang telah ditentukan yaitu selama 14 hari.

Sebagaimana diatur dalam UU Pemilu Nomor 7 tahun 2017 dan PKPU ayat 1 pasal 26. Dimana calon legislatif untuk DPR RI, DPRD Provinsi dan kabupaten/kota serta DPD paling lambat dilakukan proses pergantian selama 14 hari.

“Ini kan sudah lewat sejak Bu Misriyani ditetapkan dan akan dilantik,’ujar Asnawi melalui telepon selularnya, Senin, 2 Desember 2019.

Hal lain kata dia,surat pemecatan Misriyani yang dilakukan oleh DPP Gerindra belum bisa dipastikan keabsahannya. Karena masih berproses di pengadilan Jakarta Selatan.

“Kalau KPU Sulsel tetap bersikukuh melakukan pergantian Misriyani ke Adam Muhammad maka kami akan lakukan upaya hukum lainnya yaitu ke PTUN,”katanya.

Adapun Misriyani berharap KPU Sulawesi Selatan tetap konsisten untuk tidak melakukan pergantian. Karena dia sudah melakukan klarifikasi terkait pemecatan dirinya sebagai kader partai. Dimana ia dipecat tanpa alasan yang tidak jelas.

“Hari ini saya sudah bersurat ke DKPP, Kemendagri, KPU, dan Pemprov Sulsel terkait permohonan perlindungan hukum,”jelasnya. (**)