Bawaslu Sulsel Mulai Rekrut Panwascam di 12 Daerah yang Gelar Pilkada

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabapaten/kota yang akan melaksanakan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 mendatang mulai merekrut pengawas ad hoc kecamatan pada  27 November hingga 3 Desember 2019 mendatang

Dalam perekrutan tersebut kata komisoner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad sangat sulit untuk bisa mendapatkan pengawas ad hoc yang berintegritas untuk masa tugas tertentu, pada tingkat kecamatan hingga tempat pemungutan suara (TPS).

“Mudah-mudahan itu bisa kita benahi dan bisa mendapatkan petugas yang bisa menjalankan tugas lebih baik, dan terjaga integritasnya,”ujar komisoner Bawaslu Sulsel Saiful Jihad Kamis, 21 November 2019

Saiful menjelaskan, rekrutmen petugas pengawas ad hoc biasanya terkendala aturan persyaratan yang ditetapkan Bawaslu RI. Terdapat sejumlah syarat yang dianggap memberatkan bagi calon yang mendaftar.

Syaratnya, antara lain, berusia minimal 25 tahun, tidak pernah dua kali menjadi petugas penyelenggara pemilu, dan non partisan. Lalu ada syarat menyertakan keterangan bebas narkoba.

“Keterangan bebas narkoba ini biayanya mahal. Apalagi syarat non partisan, kami cukup kesulitan. Inilah plus minus yang terjadi,”ucapnya.

Tak hanya itu, di saat yang sama partai politik juga sering kali dalam posisi yang sama. Yakni merekrut tenaga saksi untuk wilayah tugas yang sama.

“Dulu kita rasakan. Bayangkan berapa banyak, karena parpol juga merekrut, dikali berapa parpol, sampai ke tingkat TPS. Sementara kami merekrut pengawas TPS, KPPU juga merekrut KPPS,” katanya.(***)