ARN Paparkan Pemimpin Visioner dalam Dialog Kader IMM Makassar

Bakal calon Wali Kota Makassar Abdul Rachmat Noer (ARN) menyebutkan seorang pemimpin tidak hanya dilahirkan tetapi juga harus memiliki visi yang jelas. Visi ini mengarahkan seorang pemimpin pada pencapaian tujuan. Selain visi yang jelas, seorang pemimpin masa kini juga perlu memiliki kompetensi seperti adaptif, agile dan kolaboratif.

Bakal calon Wali Kota Makassar Abdul Rachmat Noer (ARN) menyebutkan seorang pemimpin tidak hanya dilahirkan tetapi juga harus memiliki visi yang jelas. Visi ini mengarahkan seorang pemimpin pada pencapaian tujuan. Selain visi yang jelas, seorang pemimpin masa kini juga perlu memiliki kompetensi seperti adaptif, agile dan kolaboratif.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com –  Bakal calon Wali Kota Makassar Abdul Rachmat Noer (ARN) menyebutkan seorang pemimpin tidak hanya dilahirkan tetapi juga harus memiliki visi yang jelas. Visi ini mengarahkan seorang pemimpin pada pencapaian tujuan. Selain visi yang jelas, seorang pemimpin masa kini juga perlu memiliki kompetensi seperti adaptif, agile dan kolaboratif.

Hal tersebut disampaikan ARN pada acara Dialog Kader dan Alumni IMM di LEC UP II Kartika Wirabuana Pampang Makassar, Sabtu sore, 9 November 2019.

“Seiring dengan perubahan lingkungan eksternal, seorang pemimpin mempunyai sense of change, dunia sudah berubah, kebiasaan-kebiasaan masyarakat juga berubah, lingkungan bisnis juga banyak berubah. Maka seorang pemimpin perlu memiliki adaptasi dan berkolaborasi dengan semua sumber daya yang dimiliki untuk mengarahkan organisasi pada tujuan,”ujar Rachmat.

Termasuk pemimpin di lembaga pemerintahan dan birokrasi segera melakukan pembaharuan, model-model pelayanan publik yang masih warisan lama segera di setting melalui inovasi agar masyarakat bisa merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari, tutur Rachmat.

Namun untuk melakukan semua hal tersebut, landasannya bertumpu pada satu hal, yaitu Visi. Pemimpin harus punya yang visi yang jelas, ibarat sebuah perjalanan, visi itu adalah gambaran arah yang akan dituju. Tanpa visi yang jelas jangan berharap akan ada perubahan2 yang lebih baik, gagas Rachmat.

Penunjukan Nadiem Makarim sebagai Mendikbud karena beliau punyai visi yang jelas tentang pendidikan yang tentu jauh berbeda dengan para pakar pendidikan. Dari visi yang kuat ini, Nadiem diharapkan melakukan pembaharuan sistem pendidikan di Indonesia yang hasilnya akan memperbaiki kualitas SDM Indonesia, jelas Rachmat.