Golkar Sulsel Bakal Libatkan Tim Pakar dalam Fit And Proper Test Cakada

Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Abdillah Natsir.

Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Abdillah Natsir.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Tim penjaringan desk pilkada Partai Golkar Sulawesi Selatan bakal melibatkan tim penguji dalam melakukan fit and proper test terhadap visi-misi para calon kepala daerah yang mendaftar di Golkar. Langkah itu dilakukan untuk menguji kompetensi calon pimpinan daerah.

“Mungkin ada tiga hingga lima orang tim pakar yang kami akan libatkan untuk menguji kemampuan bakal calon kepala daerah pada pemilihan 2020 mendatang,”ujar Sekretaris Golkar Sulawesi Selatan, Abdillah Natsir, Senin, 30 September 2019.

Tim pakar yang dilibatkan itu berasal dari pakar pemerintahan, politik, dan sosiologi. “Kami masih bahas nama tim pakar yang kami akan libatkan itu,”katanya.

Abdillah menambahkan, hari ini DPD II Golkar di 12 daerah yang menggelar pilkada melakukan pleno diperluas. Selanjutnya melakukan penelitian berkas. Kemudian pada tanggal 6 hingga 9 Oktober. Lalu pada tanggal 10 Oktober pengumuman berkas.

“Dan tanggal 11 hingga 16 Oktober tes wawancara di Golkar Sulawesi Selatan. Kemudian tanggal 27 Oktober hingga 2 November ekspose visi dan misi calon kepala daerah dan tanggal 11 hingga 21 November survei awal,”ucapnya.

Terkait peluang kader, lanjut Abdillah tentu di prioritaskan. Sepanjang memiliki peluang memenangkan pertarungan. Begitupun figur eksternal mampu berkolaborasi dengan Partai Golkar dalam memenangkan kompetisi.

“Di 12 kabupaten/kota yang menggelar pemilihan kepala daerah pada 23 September 2020 mendatang. Hampir semua kader Golkar mendaftar. Misalnya saja di Kota Makassar,”tuturnya.

Misalnya ada nama Syamsu Rizal alias Deng Ical, Farouk M. Betta, Nasran Mone, dan Haris Yasin Limpo. “Nama pak Aru masuk dalam daftar bakal calon wali kota Makassar di Golkar Makassar. Itu berarti ada 15 nama yang akan ikut tes selanjutnya,”jelasnya.