29 Calon Kepala Daerah Tak Hadir dalam Tes Wawancara Hari Pertama di PDIP Sulsel

Tim seleksi bakal calon kepala daerah dari PDIP Sulsel seusai melakukan tes wawancara di hari pertama, Kamis 19 September 2019.

Tim seleksi bakal calon kepala daerah dari PDIP Sulsel seusai melakukan tes wawancara di hari pertama, Kamis 19 September 2019.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Sebanyak 29 dari 50 bakal calon kepala daerah tidak menghadiri tes wawancara yang dilakukan oleh DPD PDIP Sulawesi Selatan di hari pertama, Kamis 19 September 2019. Alasannya karena belum sempat hadir.

Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik DPD PDIP Sulawesi Selatan, Irhamsyah Gaffar alias H.Ilo mengakui masih banyak calon kepala daerah tak hadir. Walau begitu pihaknya masih memberi kesempatan untuk mengikuti tes ini.

“Mereka siap hadir, cuma menunggu waktu. Apalagi mereka sudah mengembalikan formulir ke DPC Kabupaten/Kota,”ujar H.Ilo ketika dihubungi Djournalist.com.

Lanjut Ilo, di hari pertama tes wawancara yang dilakukan oleh DPD berjalan dengan lancar. Dimulai pukul 10.00 hingga pukul 16.00 WITA. Bahkan dia mengapresiasi tingginya animo calon kepala daerah yang mendaftar di partainya.

“Ada 21 bakal calon kepala daerah yang tes wawancara di hari pertama di empat daerah,”katanya.

Yaitu Kabupaten Gowa dari enam calon baru satu yang hadir, Tana Toraja dari 15 calon hanya delapan yang hadir. Sedangkan di Toraja Utara dari 15 calon hanya tujuh yang hadir. Begitupun di Kabupaten Maros, hanya tujuh yang hadir dari 15 calon.

“DPD pun masih membuka pendaftaran/pengembalian formulir bagi calon kepala daerah. Mulai tanggal 15 hingga 22 September pekan ini,”jelasnya.

Sebelumnya pada tes wawancara Kamis siang, untuk Kabupaten Gowa, calon yang hadir hanyalah Darmawangsyah Muin. Sedangkan lima lainnya berhalangan. Yaitu Muliadi, A.Latif Lira, Samsul Alam, Nurhikma Daeng Cora, dan Adnan Puritcha IYL.

Diketahui tes wawancara ini dilakukan hari Kamis tanggal 19 hingga Senin tanggal 23 September 2019. Yang diikuti 126 calon kepala daerah di 12 daerah yang menggelar pemilihan. Dimulai tanggal 19 September di Kabupaten Gowa, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Maros. Kemudian pada hari Jumat tanggal 20 September Kota Makassar, Kabupaten Luwu Utara, Soppeng, Luwu Timur, Selayar, dan Bulukumba.

Lalu pada hari Sabtu tanggal 21 September yakni Kabupaten Bulukumba dan Pangkep. Selanjutnya pada hari Senin tanggal 23 September Kota Makassar dan Kabupaten Barru.