Survei Masih Rendah, Uqi: Masukan Buat Kami

Balon Wali Kota Makassar, Sukriansyah S.Latief bersama tim pemenangannya.

Balon Wali Kota Makassar, Sukriansyah S.Latief bersama tim pemenangannya.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Bakal Calon Wali Kota Makassar, Sukriansyah S Latief angkat bicara terkait hasil survei yang dirilis oleh PT Parameter. Menurutnya hasil tersebut adalah sebuah masukan untuk lebih bekerja lagi.

“Mau survei jelas atau tidak jelas. Itu masukan buat kami untuk lebih bekerja lagi kedepannya,”ujar Uqi kepada awak media seusai mengembalikan formulir pendaftaran di Sekretariat PDIP Makassar, Jalan Serigala, Jumat 13 September 2019.

Diketahui, berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh PT Parameter, Kamis 12 September kemarin. Uqi berada diurutan kedua terakhir. Dengan elektabilitas yaitu 1,7 persen. Dari delapan kandidat yang masuk dalam survei ini.

Urutan pertama Mohammad Ramdhan Pomanto 33,3 persen, Syamsu Rizal 20,0 persen, Aliyah Mustika Ilham 8,3 persen,Irman Yasin Limpo 7,6 persen, dan Munafri Arifuddin 6,0 persen. Kemudian Rusdin Abdullah 2,7 persen, Sukriansyah S.Latif 1,7 persen, dan Fadli Ananda 0,7 persen. Yang belum menentukan sikap 20,7 persen.

Lanjut Uqi, timnya tidak boleh lengah. Tetapi hal itu dijadikan masukan untuk berbuat lebih baik lagi.

” Berkecamuk untuk bisa berbuat lebih bagus lagi,”katanya.

Walau survei masih rendah, tetapi ia mengaku PDIP akan mengusungnya di pemilihan wali kota 2020 mendatang. Alasannya, dia dan partai ini sudah saling mengenal sejak lama.

“Saya berharap bisa bersama PDIP. Selain PDIP akan ada parpol lain yang kami bidik,”ucapnya.

Uqi menambahkan, seluruh calon yang mendaftar di PDIP memiliki kredibel. Akan tetapi setiap calon memiliki cara yang berbeda untuk dapat diusung oleh parpol. Adapun mengenai pasangan, dia mengacu pada hasil survei.

“Semuanya bisa. Apakah dengan pak Danny Pomanto, Deng Ical, dan calon lainnya,”katanya. (***)