10 Muharram Jadi Saksi Fadli Ananda Maju ke Panggung Politik

Fadli Ananda resmi mengumumkan bahwa hari ini, tepat di 10 Muharram dirinya resmi terjun ke dunia politik untuk bertarung dalam Pilwalkot Makassar tahun 2020 mendatang.(foto:ist)

Fadli Ananda resmi mengumumkan bahwa hari ini, tepat di 10 Muharram dirinya resmi terjun ke dunia politik untuk bertarung dalam Pilwalkot Makassar tahun 2020 mendatang.(foto:ist)

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Setelah mencuat berbagai isu di rana media terkait terjunnya Dokter Fadli Ananda ke dunia politik, akhirnya pemilik Rumah Sakit Ananda ini resmi mengumumkan bahwa hari ini, tepat di 10 Muharram dirinya resmi terjun ke dunia politik untuk bertarung dalam Pilwalkot Makassar tahun 2020 mendatang.

“10 Muharram akan menjadi saksi bahwa saya siap untuk terjun ke dunia politik. Hari ini, saya diwakili tim #energibaru akan mengambil formulir ke partai PDI Perjuangan,” kata Fadli Ananda, Selasa (10/9/2019).

Menurut Dokter Fadli, akrab Fadl Ananda disapa, 10 Muharram adalah waktu baik untuk memulai sesuatu yang baik. Sebagaimana dikatakan bahwa. hari ‘asyura’ adalah awal mula Allah Ta’ala menciptakan alam dunia ini. Pada hari ‘asyura’ Allah Ta’ala telah menurunkan hujan dari langit untuk yang pertama kali dan menurunkan rahmat yang pertama ke muka bumi ini.

“Hari ‘asyura’ adalah hari Allah Ta’ala telah menolong dan menyelamatkan para Rasul dan Nabi-Nya dari berbagai macam masalah yang dihadapinya. Atau dengan kata lain, bahwa pada hari ‘asyura’ ini adalah hari kemenangan bagi para kekasih Allah Ta’ala,” ungkap Dokter Fadli.

Tak hanya itu, Fadli Ananda juga menyempatkan diri untuk meminta restu ke Ketua Majelis Ulama Indonesia Sulsel, Sanusi Baco.

“Sebelum mengambil formulir, Saya meminta restu ke Ketua MUI Sulsel, AGH Sanusi Baco. Beliau memberikan banyak petunjuk dan arahan kepada saya terkait dunia politik di Sulsel, khususnya di Kota Makassar,” ungkap Dokter Fadli.

Di lain tempat, AGH Sanusi Baco berpesan kepada Dokter Fadli Ananda bahwa dirinya harus banyak berusaha dan berdoa. Serta, berserah diri sepenuhnya kepada Sang Maha Pecipta.

“Mudah-mudahan berkat para Nabi dan Rasul, berkat wali-waliallah semoga kita semua pada hari ‘asyura’ nanti juga diberi oleh Allah Ta’ala ampunan dari segala dosa, kesembuhan dari segala penyakit, pertolongan, kemenangan, keselamatan, keberhasilan, kesuksesan, ketenangan, dan kebahagiaan dunia,” Paparnya.(***)