Banyak Calon Kuat, SADAP Sulit Diusung PDIP di Pilwalkot Makassar 2020

Syarifuddin Daeng Punna alias SADAP mendatangi kantor PDIP Makassar, Jalan Serigala pukul 16.00 WITA untuk mengambil formulir pendaftaran penjaringan bakal calon wali kota Makassar, Sabtu 7 September 2019.

Syarifuddin Daeng Punna alias SADAP mendatangi kantor PDIP Makassar, Jalan Serigala pukul 16.00 WITA untuk mengambil formulir pendaftaran penjaringan bakal calon wali kota Makassar, Sabtu 7 September 2019.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Syarifuddin Daeng Punna alias SADAP mendatangi kantor PDIP Makassar, Jalan Serigala pukul 16.00 WITA untuk mengambil formulir pendaftaran penjaringan bakal calon wali kota Makassar, Sabtu 7 September 2019. Melihat figur yang ikut bertarung SADAP akan kesulitan untuk mendapatkan rekomendasi PDIP.

Sampai hari ini, sejumlah tokoh telah mengambil formulir pendaftaran penjaringan bakal calon, mereka juga disebut sebutsebagi kandidat terkuat. Yaitu Moh Ramdhan Pomanto, Syamsu Rizal, Syukriansyah S Latief, Irman Yasin Limpo aliasa None, dan Munafri Arifuddin. Sementara dari kadee internal PDIP ada Alimuddin dan Yagkin Padjalangi.

Ditambah lagi SADAP belum bisa menunjukkan popularitas, yang menunjukkan dirinya layak untuk diusung parpol, apalagi PDIP dengan modal enam kursi tentu dalam menentukan usungan punya standar yang tinggi.

Saat ditanya apa yang menjadi jualanya ke partai, SADAP juga tidak bisa menjelaskan gagasan dan programnya untuk Makassar lebih baik.” Yah tentunya program yang pro rakyat lah, seperti pak Jokowi yang pro rakyat,”kata SADAP kepada awak media seusai mengambil formulir pendaftaran penjaringan di sekretriat PDIP Makassar.