Pekan Depan Timsel Pleno Calon Ketua DPRD Sulawesi Selatan

Tiga Calon Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024 yang disebut-sebut kuat. Yaitu Rahman Pina (kiri), Fahruddin Rangga (tengah), dan Andi Ina Kartika (kanan).

Tiga Calon Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024 yang disebut-sebut kuat. Yaitu Rahman Pina (kiri), Fahruddin Rangga (tengah), dan Andi Ina Kartika (kanan).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Jika tak ada aral melintang, timseleksi Golkar Sulawesi Selatan akan menggelar pleno calon ketua DPRD Sulawesi Selatan periode 2019-2024. Untuk mencari pengganti Mohammad Roem yang tidak lagi di DPRD Sulawesi Selatan.

Ketua Timsel Calon Pimpinan DPRD, Abdillah Natsir mengatakan, penentuan calon ketua DPRD Sulawesi Selatan akan dilakukan melalui rapat pleno DPD I. Untuk menyerahkan minimal tiga nama. Selanjutnya tiga nama itu diserahkan ke DPP untuk dilakukan seleksi. Hasilnya akan diketahui 24 Agustus.

“Kami akan pleno pada tanggal 20 Agustus. Dan rampung pada tanggal 24 Agustus,”kata Abdillah, Sabtu 17 Agustus 2019.

Lanjut Abdillah, pada tanggal tersebut, tidak hanya calon Ketua DPRD Sulawesi Selatan saja yang diplenokan dan ditetapkan. Tapi 84 calon Ketua dan Wakil Ketua DPRD di 20 Kabupaten/Kota yang telah mengikuti tes wawancara.

Diketahui, pada Pileg 17 April lalu, Partai Golkar peraih suara terbanyak dengan 13 kursi di DPRD Sulawesi Selatan. Atas kemenangan itu, Golkar berhak menempati kursi Ketua DPRD Sulawesi Selatan periode 2019-2024.

Ada tiga nama yang disebut-sebut sebagai calon kuat menempati jabatan itu. Yakni Fachruddin Rangga, Andi Ina Kartika, dan Rahman Pina.

Plt Ketua Golkar Taklar, Fahruddin Rangga menuturkan,. sebagai kader loyal yang taat azas dan aturan dia tentu menyerahkan dan mengikuti mekanisme serta Petunjuk Organisasi (PO) karena dia berkeyakinan landasan penentuan dan penetapan pimpinan DPRD tentu acuan nya adalah PO.

“Sehingga menurut saya yang jauh lebih penting adalah kesiapan kita ketika amanah dan tanggungjawab itu dipercayakan, karena pimpinan DPRD itu bukan untuk gagah- gagahan tetapi yang lebih utama adalah di samping nama baik dan marwah partai wajib kita jaga yang tak kalah penting menjaga marwah lembaga itu sendiri,”ucapnya.

Menurutnya, setiap pengambilan keputusan yang ada di DPRD sifatnya adalah kolektif kolegial sehingga komunikasi dan hubungan baik serta harmonis harus terbangun diatara anggota dan fraksi yang ada. “Olehnya kemampuan itu harus kita miliki,”tutur legislator DPRD Sulsel ini.

Lanjut Rangga, perlu lebih menjiwai manajemen kepemimpinan dan memahami cara mengatasi (manajemen) konflik karena wibawa institusi itu banyak dipengaruhi oleh kemampuan pimpinan nya.

Adapun Andi Ina Kartika mengungkapkan,menyerahkan semuanya pada mekanisme partai dan sebagai kader dia siap menerima apa yang menjadi putusan partai. “Saya hanya berserah diri dan berdoa semoga diberi yang terbaik,”jelas anggota DPRD Sulsel ini.