Rapat Pleno Penetapan DPRD Sulsel Tiga Caleg Belum Setor LHKPN ke KPK

Rapat Pleno Terbuka penetapan perolehan kursi dan calon terpilih anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan hasil Pemilu Legislatif 2019 di Hotel Claro, Selasa, 13 Agustus 2019.

Rapat Pleno Terbuka penetapan perolehan kursi dan calon terpilih anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan hasil Pemilu Legislatif 2019 di Hotel Claro, Selasa, 13 Agustus 2019.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Sebanyak tiga caleg terpilih pada pemilu 17 April lalu belum menyetor Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) nya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yaitu Ince Langke, Taqwa Muller, dan Muyazzin Arif.

“Ini tiga caleg terpilih periode 2019-2024 yang belum setor LHKPN nya ke KPK,”ujar Ketua KPU Sulawesi Selatan, Misna M Attas dalam Rapat Pleno Terbuka penetapan perolehan kursi dan calon terpilih anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan hasil Pemilu Legislatif 2019 di Hotel Claro, Selasa, 13 Agustus 2019.

Pihaknya kata dia memberi batas waktu selama seminggu sejak ditetapkan oleh KPU. Jika tidak, maka mereka tidak akan diberikan SK penetapan sebagai caleg terpilih.

“Karena 85 nama-nama caleg terpilih segera kami akan laporkan ke Pemprov Sulsel,”katanya.

Diketahui, Ince Langke merupakan caleg dari Partai Golkar yang maju di daerah pemilihan IV. Begitupun dengan Taqwa Muller yang maju di daerah pemilihan XI Sedangkan Muzayyin Arif caleg dari PKS yang maju di daerah pemilihan pemilihan VI.

Wakil Sekretaris Golkar Sulawesi Selatan, Nasaruddin Upel mengatakan, dalam waktu dekat partainya akan menyetor kekurangan berkas tersebut ke KPK. Setelah KPU Sulawesi Selatan membeberkan adanya berkas yang belum dilengkapi oleh caleg dari Partai Golkar.(***)