Gerindra Paling Banyak Caleg Terpilih Perempuan di DPRD Sulsel , PAN, PKB, Hanura, dan Perindo Nihil

Ketua Fraksi Gerindra Sulsel yang juga Sekretaris Gerindra Sulsel, Rusdin Tabi.

Ketua Fraksi Gerindra Sulsel yang juga Sekretaris Gerindra Sulsel, Rusdin Tabi.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  —  Partai Gerindra meraih rekor dalam memenuhi kouta perempuan 30 persen di DPRD Sulawesi Selatan. Pada pemilu 17 April lalu, partai yang dipimpin Andi Idris Manggabarani meloloskan lima kadernya yaitu Misriani Ilyas, Vonny Amelia, Andi Nirawati, Henny Latif, dan Firmina Tallulembang.

Sekretaris Gerindra Sulawesi Selatan, Rusdin Tabi mengatakan, terpenuhinya kouta perempuan di DPRD karena partainya tidak membedakan adanya genre.Semuanya kata dia, diberikan kesempatan untuk maju.

“Tentu hasil akhir masyarakatlah yang menentukan,”ujar Rusdin, Jumat 12 Juli 2019.

Di pileg tersebut, partainya terpilih 11 orang. Lima diantaranya dari perempuan. “Dari lima perempuan itu dua orang sebagai pendatang baru,”katanya.

Sedangkan untuk partai lain, yang memiliki caleg terpilih dari perempuan yaitu Partai Golkar, Partai NasDem, PKS, dan Demokrat. Masing-masing empat orang.

Golkar meloloskan Andi Ina Kartika, Andi Ayu Andira, Andi Debbie Purnama, dan Andi Hairani. Sedangkan NasDem meloloskan Andi Rachmatika Dewi, Rezky Mulfiati Lutfi Halide, Desy Susanty Sutomo, dan Sarwenda Biringkanae.

Sementara Partai Demokrat meloloskan Rismawati Kadir Nyampa, Andi Azizah Irma, Surya Bobby, dan Fadriati AS. Adapun PKS meloloskan Sri Rahmi Haslinda, Meity Rahmatia, dan Isnayani.

Disusul PPP yang mampu meloloskan dua kadernya yakni Andi Nurhidayati Zainuddin dan Andi Sugiarti Mangun Karim. Lalu, PDI-P yang hanya meloloskan satu orang yaitu Kartini Lolo,

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN) tidak memiliki caleg perempuan di DPRD Sulawesi Selatan. Karena tidak satupun terpilih. Padahal PAN meraih tujuh kursi dan PKB delapan kursi.

Begitupun dengan Partai Hanura dan Perindo kebagian satu kursi saja di DPRD Sulawesi Selatan. Itupun caleg terpilih bukan dari perempuan.