Demokrat Sulsel Tolak Kongres Luar Biasa

Pengurus Demokrat Sulsel menggelar jumpa pers terkait penolakan dilakukannya KLB

Pengurus Demokrat Sulsel menggelar jumpa pers terkait penolakan dilakukannya Kongres Luar Biasa.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Demokrat melarang kadernya untuk berbicara lebih lanjut soal isu Kongres Luar Biasa (KLB) untuk melakukan pergantian Ketua Umum dari Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) ke Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hal itu diimbau langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Sulawesi Selatan, Ni’matullah, Sabtu 15 Juni 2019.

“Demokrat Sulawesi Selatan menolak dilakukannya KLB,”ujar Ni’matullah dalam jumpa persnya di Sekretariat Partai Demokrat Sulawesi Selatan, Jalan Seruni.

Menurutnya, tidak ada alasan mendesak untuk dilaksanakan KLB tersebut. Jika ada kader bicara mengenai hal itu maka tentu partai mengambil langkah organisasi.

“Kalau ada kader Demokrat Sulawesi Selatan membuat kegaduhan dengan membahas hal itu maka langkah organisasi akan berlaku,”katanya.

Hingga saat ini, lanjut Ni’matullah, Demokrat Sulawesi Selatan tetap solid bahwa Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Umum Partai.

“Berbeda ketika tahun 2013 lalu. Dimana pak Anas Urbaningrum ditahan. Terjadi kekosongan jabatan. Ini kan tidak. Malah Demokrat berduka atas meninggalnya ibu Ani Yudhoyono. Masak wacanakan KLB,”katanya.

Ni’matullah menambahkan, kalau hanya persoalan kursi partai menurun di Pileg 2019 dibanding 2014 lalu, kemudian diusulkan KLB dia mengaku tidak tepat. Karena kursi partai menurun disebabkan beberapa variabel. Diantaranya Pemilu digelar secara serentak. Lalu anomali Prabowo di Pilpres berdampak di partainya.