Temukan Caleg Lakukan Money Politik, Ini TPS Rawan di Pemilu 2019 Versi Bawaslu Makassar

Komisioner Bawaslu Makassar, Sri Wahyu Ningsih

Komisioner Bawaslu Makassar, Sri Wahyu Ningsih.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Makassar tengah memetakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan di masa tenang atau masa kampanye berakhir besok, Ahad 14 2019.

Komisioner Bawaslu Makassar Zulfikarnain mengatakan, saat ini Panwascam telah mengolah data TPS kecamatan mana saja yang dianggap rawan di kota ini. Hasilnya akan diketahui pada tanggal 15 dan 16 April nanti.

“Kami masih olah datanya,”ujar Zulfikarnain dalam Coffee Night di Warkop Pak Ndut, (lantai dasar hotel d’green) Jalan Hertasning, Sabtu 13 April 2019 malam.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu lainnya, Sri Wahyu Ningsih menambahkan, TPS rawan money politik di pemilu 2019 itu terdapat di sejumlah kecamatan di kota ini.Yaitu di Kecamatan Tamalate, Panakkukang, Manggala, dan Tallo. Adapun jumlah kecamatan di Makassar sebanyak 15 kecamatan.

“Berdasarkan informasi yang kami dapat dari teman-teman Panwascam TPS rawan terjadi di wilayah ini. Tapi untuk finalnya kami masih menunggu datanya,”katanya.

Dikatakan rawan, karena kecamatan ini merupakan wilayah padat penduduk. Sehingga Bawaslu akan melakukan pengawasan secara ketat. Itu dibuktikan adanya laporan calon legislatif diduga melakukan money politik pada saat melakukan sosialisasi di masa kampanye.

“Di Pemilu ini potensi politik uang tinggi sekali. Money politik yang dilakukan oleh caleg tersebut terdapat di tiga kecamatan,”jelasnya.

Namun sayang, Sri menolak membeberkan nama caleg dan partai mana berasal. Karena ia mengaku kasus ini masih dalam tahap investigasi. Bila terbukti caleg tersebut terancam hukuman pidana dan bila terpilih terancam didiskualifikasi.