Nurani Strategic Prediksi Golkar Menang Besar di Soppeng

Direktur Nurani Strategic, Nurmal Idrus.

Direktur Nurani Strategic, Nurmal Idrus.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Jika selama lima tahun terakhir, penguasaan Partai Golkar terhadap pengendalian politik di Soppeng terlepas dan berpindah ke Gerindra, maka itu tak terjadi lagi di Pemilu 2019 ini. Lembaga konsultan politik Nurani Strategic, memprediksi Golkar kembali menguasai perpolitikan Soppeng.

“Golkar akan kembali mengambil alih posisi Ketua DPRD Soppeng. Bahkan kini dengan kemenangan yang telak,” kata Direktur Nurani Strategic, Nurmal Idrus, Sabtu 13 April 2019.

Dia menyatakan, potensi kemenangan Golkar bahkan bisa naik hingga 100 persen daripada raihan mereka di 2014 yang hanya 7 kursi. “Survey terakhir awal April ini potensi raihan kursi mereka 12 kursi tapi sepertinya punya potensi naik lagi hingga maksimal 14 kursi,” tambahnya.

Menurut Nurmal beberapa faktor membuat Golkar sulit tertahankan di Soppeng. Pertama, Golkar punya Bupati Andi Kaswadi Razak sehingga mudah melakukan pendekatan ke pemilih. “Mereka dengan mudah melakukan pengendalian terhadap komponen komponen yang berpengaruh di pemilih, itu modal baru yang mereka tak miliki di 2014,” lanjutnya. “Pada saat tak memegang kendali Bupati mereka bisa meraih 7 kursi, apalagi ketika kondisinya seperti sekarang,”.

Kedua, ujarnya, kualitas caleg Golkar jauh lebih baik dibanding 2014. “Di semua dapil, kualitas caleg mereka unggul dibanding parpol lain. Itu sangat terlihat di lapangan, selain berkualitas, caleg Golkar bekerja semua. Berbeda dengan parpol lain yang punya caleg berkualitas tetapi hanya mencari suara sendiri,” tambahnya.

Ketiga, Nurmal menyebut Golkar Soppeng diuntungkan oleh perhitungan baru berupa konversi suara menjadi kursi yang berubah. “Golkar Soppeng sangat diuntungkan hitungan Sainte Leaque murni karena keunggulannya telak. Mereka tak menyisakan sisa suara untuk dipakai parpol berbasis kecil seperti di 2014,” jelasnya.