KPU Sulsel Anulir 13.825 DPK Masuk dalam DPT

Komisioner KPU Sulsel, Uslimin.

Komisioner KPU Sulsel, Uslimin.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan menganulir masuknya Daftar Pemilih Khusus (DPK) masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Penyebabnya karena keterbatasan penyedia surat suara.

“Hasil rapat pleno di KPU RI, 13.825 DPK dianulir masuk dalam DPT,”ujar Komisioner KPU Sulawesi Selatan, Uslimin seusai menghadiri Rapat pleno terbuka Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Pemilu 2019 pasca putusan MK yang digelar di Hotel Aryaduta, Jumat 12 April 2019 malam.

Meski dianulir masuk dalam DPT, tetapi kata dia, masyarakat yang masuk dalam DPK tetap bisa menggunakan hak pilih nya. Yaitu pada pukul 12.00 hingga 13.00 WITA.

“Dalam Undang-Undang yang berdokumen kependudukan bisa masuk DPT. Tetapi pasca putusan MK, itu dianulir tapi tetap bisa memilih,”jelasnya.

Sebelumnya,Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi selatan (Sulsel) menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) III Pemilu 2019 di Hotel Harper Makassar, Rabu 3 April 2019 lalu.

Berdasarkan hasil rapat pleno DPTHP III menunjukkan jumlah pemilih di Sulsel mencapai 6.173.200 orang dengan rincian pemilih laki-laki mencapai 2.994.754, sementara pemilih perempuan 3.178.446 orang.

Ketua KPU Sulsel Misna M Attas menjelaskan bertambahnya pemilih di Sulsel dikarenakan adanya rekomendasi pemilih baru dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten dan kota di Sulsel.

Selain itu, kata Misna, masuknya 13.825 Daftar Pemikih Khusus ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) sudah dilakukan verifikasi faktual. Tak hanya itu, 13.825 DPK juga merupakan masukkan dari Bawaslu.

“13 ribu sekian DPK yang masuk dalam DPT itu sudah memenuhi syarat dan sudah dilakukan verifikasi. Kalau ini (DPK) masuk dalam DPT otomatis mendapatkan surat suara. Kan lebih terjamin lagi hak pilihnya,”ujar Misna.

Ia menambahkan karena rapat pleno yang digelar adalah untuk perbaikan DPT, jadi KPU Sulsel memanfaatkan hal tersebut untuk memasukkan DPK ke dalam DPT.

“Karena inikan perbaikan DPT, jadi kita manfaatkan kesempatan ini untuk memasukkan orang-ornag yang belum terdaftar DPT, sehingga ada perubahan daftar pemilih,”tegasnya.

Meski sudah memasukkan 13.825 DPK, tidak menutup kemungkinan jumlah DPK di Sulsel akan bertambah. Apalagi sejak ada putusan Mahkamah Konstitusi (MK).