Setelah Putusan MK, Jumlah TPS Pemilu 2019 di Sulsel Bertambah 7 Jadi 26.355

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) menetapkan penambahan tempat pemungutan suara ( TPS) yang merupakan tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam rapat pleno terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) pasca-putusan MK, jumlah TPS pada Pemilu 2019 bertambah dari 26.348 menjadi 26.355 TPS.

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) menetapkan penambahan tempat pemungutan suara ( TPS) yang merupakan tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam rapat pleno terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) pasca-putusan MK, jumlah TPS pada Pemilu 2019 bertambah dari 26.348 menjadi 26.355 TPS.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Komisi Pemilihan Umum ( KPU) menetapkan penambahan tempat pemungutan suara ( TPS) yang merupakan tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam rapat pleno terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) pasca-putusan MK, jumlah TPS pada Pemilu 2019 bertambah dari 26.348 menjadi
26.355 TPS.

“Terjadi penambahan 7 TPS di Sulawesi Selatan,”ujar Komisioner KPU Sulawesi Selatan, Uslimin seusai menghadiri Rapat Pleno Terbuka DPTb pasca putusan MK di Hotel Aryaduta, Jumat 12 April 2019.

Menurutnya, penambahan TPS itu tersebar di Kabupaten dan Kota yaitu Parepare 2, Maros 1, Sinjai 1, Bone 1, Sidrap 1, dan Palopo 1 TPS.

“Itu pemilih pindah yang kebetulan berkelompok di Lapas. Ada (Rutan/Lapas) 7 yang mengusulkan. Jadi dari 21 kabupaten/kota yang ada rutan dan lapas di Sulsel ada 7 yang mengusulkan penambahan,”katanya.